Teruslah Menggapai mimpi walau cobaan selalu menghadang

Melihat orang yang berhasil meraih mimpinya, tentunya membuat kita tertarik. Setiap orang mempunyai mimpi masing-masing, anehnya setiap mimpi tersebut tidaklah sama. Ada orang yang berusaha menggapai mimpinya namun ada juga yang menyerah pada mimpi tersebut.

Memang tidak bisa dipungkiri. Setiap kehidupan ini mempunyai cobaan masing-masing. Sebelum meraih tangga kesuksesan, akan selalu cobaan menghadang. Cobaannya begitu berat, kadang sulit untuk dijelaskan.

Bagi orang yang berhasil menghadapi cobaan tersebut, akan mendapat hadiah yang spesial. Tapi, kalau tidak berhasil menghadapi cobaan tersebut, akan tenggelam dalam lembah keputusasaan. Banyak sekali orang yang berputus asa dan hanya sedikit yang berhasil meraih mimpinya.

Teruslah menggapai mimpi walau cobaan selalu menghadang.

1. Hidup Memang Tidak Mudah

Jangan Menyerah pada Percobaan Pertama

Hidup memang tidak mudah. Siapa bilang hidup ini mudah? Bahkan sejak dimulainya diri kita sebuah sperma, begitu kerasnya hidup tersebut. Terbayang nggak, jutaan sperma berlomba demi mencapai pertama kali ke sel telur. Siapa yang berhasil, dialah pemenangnya. Sperma yang tidak berhasil akan gagal dan terbuang begitu saja.

Sperma yang berhasil tersebut adalah kita, yang lahir di dunia ini. Lalu, di saat bayi, begitu banyak cobaan. Iya sih, waktu bayi kesadaran kita masih belum ada, sehingga tidak tahu. Perhatikan deh bagaimana usaha bayi agar bisa jalan. Jatuh bangun terlebih dahulu. Mungkin, jutaan kali terjatuh barulah si bayi berhasil berjalan.

Hidup memang tidak mudah. Kalau hidup ini mudah, tentu banyak orang yang berhasil meraihnya, nyatanya tidak. Hanya orang-orang yang berjiwa keras yang mampu menaklukkan hidup. Pertanyaannya, siapkah kita menaklukkan hidup ini dan meraih mimpi?

2. Cobaan Sesungguhnya Pelajaran

book icon

Guru yang berharga adalah cobaan. Coba deh ingat-ingat lagi. Kalau kehidupan mulus-mulus saja tanpa ada ringtangan, kita tidak mendapat pelajaran yang berharga. Tapi kalau cobaan selalu menghadang, kita mendapat pelajaran yang berharga, jelas lebih berharga dibandingkan pelajaran sekolah.

Misalnya dalam dunia bisnis, ada saja yang namanya penipuan. Kalau selama menjalankan bisnis tidak pernah mengalami penipuan, mungkin kita tidak akan pernah tahu apa itu penipuan. Mungkin, kalau terjadi penipuan, kita tidak akan sadar. Namun, kalau kita sudah pernah ditipu sekali. Sakit memang, sakit banget. Tapi itu menjadi pelajaran yang berharga. Sehingga dalam menjalankan bisnis selanjutnya, kita tidak mudah ditipu.

Kalau dipikir-pikir hidup ini ingin memberikan sebuah pelajaran yang berharga, itulah cobaan. Eits tunggu dulu. Bukankah kalau kita ke sekolah, mendengarkan penjelasan guru, lalu mengikuti ujian merupakan cobaan juga. Cobaan yang paling terasa adalah ketika ujian. Kalau kita berhasil melewati ujian, kita akan menjadi siswa yang hebat. Kalau tidak berhasil? Terkena ujian ulangan.

3. Ketika Mimpi Tidak tercapai

Sad Icon

Tidak semua orang menggapai mimpi mereka. Ada segelintir orang, dia telah berusaha mati-matian demi mencapai mimpinya. Namun, hidup berkata lain. Mimpi yang dia perjuangkan tidak pernah tercapai.

Misalkan dia berkeinginan menjadi pebisnis sukses. Dia menjalankan bisnisnya dari nol. Lambat laun bisnisnya semakin berkembang, tapi selalu kandas ditengah jalan. Berbagai cobaan telah dialami. Setiap dia belajar dari kegagalan, cobaan akan mendatanginya dan gagal lagi. Begitu terus, bangkit lalu gagal, bangkit lalu gagal lagi. Seolah-olah dia tidak diijinkan untuk menggapai mimpinya.

Ternyata, dia memiliki kemampuan lain. Dengan kegagalan yang dia alami, banyak sekali pelajaran yang dia dapatkan. Dia pun menjadi trainer bisnis yang terkenal. Dirinya dicari dimana-mana untuk melatih seseorang dalam berbisnis.

Intinya, ketika mimpi tidak tercapai, walau kita sudah berusaha mati-matian, tidak mengapa. Karena akan ada balasan yang manis untuk kita.

4. Hidup Tidak Mengecewakan pekerja Keras

Purpose Icon

Hidup ini sebenarnya tidak mengecewakan bagi para pekerja keras. Walaupun banyak terjadi kegagalan, suatu saat akan memperoleh manis yang dia rasakan. Dia berjuang dari nol, hingga akhirnya menjadi sukses. Begitulah hidup membimbing kita.

Tapi sebaliknya, hidup sangat keras bagi pemalas. Walaupun misalnya terlahir di keluarga yang sukses, kalau dia malas, hidup akan menghukumnya. Sudah banyak kejadian dimana seseorang yang semula kaya berakhir dengan kemiskinan.

Jadi hidup memang membutuhkan kerja keras. Tidak ada hidup yang tidak kerja keras. Dan ingat! Walaupun suatu saat mimpi kita tidak pernah terwujud, tetap akan meraih manisnya kehidupan.

5. Ketika Mimpi Terwujud

life account icon

Bayangkan kalau kita ingin mendaki gunung yang sangat tinggi. Awalnya sih enak, santai gitu, belum begitu curam. Namun lama-kelamaan begitu curam. Belum lagi ditambah dengan cuaca yang semakin dingin. Tekanan udara semakin tinggi dan oksigen semakin menipis. Rasanya ingin menyerah saja.

Banyak para pendaki gunung yang tinggi menyerah ketika di pertengahan gunung. Karena medannya yang memang sangat sulit. Hanya sedikit yang berusaha untuk mencapai puncak. Perjuangan semakin berat. Tiba-tiba saja ada tebing yang harus didaki. Ini membutuhkan stamina yang tidak sedikit. Masalahnya, stamina sudah banyak terkuras.

Berbekal sebuah mimpi untuk mencapai puncak, akhirnya dimulailah pendakian tebing. Tebing tersebut rupanya licin karena uap air yang terkumpul. Semakin tinggi tebing semakin kuat dorongan angin yang dirasakan. Seolah-olah angin ingin menjatuhkan si pendaki.

Ketika telah mencapai puncak, rasanya puas sekali. Rasanya seluruh perjuangan telah terbayar sudah melihat manisnya puncak pegunungan. Ada juga sih cara cepat menuju pegunungan. Tinggal naik helikopter dan turun di puncak, tapi rasanya hambar.

Begitulah ketika kita mencapai mimpi, rasanya lega sekali. Rasanya seluruh perjuangan kita telah terbayar.

Teruslah menggapai mimpi walau cobaan selalu menghadang.