Perbedaan Koloid, Larutan, dan Suspensi

Sering kali pertanyaan mengenai perbedaan koloid, larutan, dan supensi. Karena memang jika dilihat sekilas tidak terlihat perbedaan. Jika dilihat campuran air dan sirup, tidak terlihat perbedaan antara dua komponen zat. Jika dilihat antara air dan susu, memang tidak terlihat perbedaan dari dua zat tersebut. Namun jika jeli melihatnya dan dalam waktu yang lama, maka akan terlihat perbedaan dari kedua komponen tersebut. Karena hal tersebut selalu ada zat komponen mengendap pada campuran air dan susu. Nah, contoh air dan sirup itu adalah termasuk larutan sedangkan contoh air dan susu adalah termasuk koloid.

Perbedaan Koloid, Larutan, dan Suspensi

Koloid adalah campuran bersifat antara larutan dan suspensi. Secara kasat mata terlihat mirip seperti larutan namun komponen penyusunnya masih dapat dilihat dengan mikroskop. Biasanya terlihat keruh. Contohnya air dan susu.

Larutan adalah campuran homogen yang terdiri atas pelarut dan zat terlarut yang tidak bisa dipisahkan lagi. Contohnya air dan sirup.

Suspensi adalah campuran heterogen. Suspensi masih dapat terlihat antarkomponennya tanpa menggunakan mikroskop, jika pada waktu yang lama, suspensi dapat mengendap. Contohnya air dan tanah.

Koloid
  • Heterogen
  • Dimensi antara 1 nm – 100 nm
  • Tersebar merata
  • Tidak memisah jika didiamkan
  • Dapat dilihat dengan mikroskop ultra
  • Tidak dapat disaring
Larutan
  • Homogen
  • Dimensi kurang 1 nm
  • Tersebar merata
  • Tidak memisah jika didiamkan
  • Tidak dapat dilihat dengan mikroskop ultra
  • Tidak dapat disaring
Suspensi
  • Heterogen
  • Dimensi lebih dari 100 nm
  • Mengendap
  • Memisah jika didiamkan
  • Dapat dilihat dengan mikroskop biasa
  • Dapat disaring dengan saringan biasa