Penyetaraan Reaksi Redoks Metode Bilangan Oksidasi (Biloks)

Pada penyetaraan reaksi redoks metode bilangan oksidasi (biloks) dapat dilakukan dengan cara menyamakan perubahan bilangan oksidasi. Bisa dikatakan, penyetaraan reaksi redoks metode biloks ini adalah paling singkat, tidak ribet, langsung selesai tapi … butuh konsentrasi tinggi, hehe. Ya … setidaknya, penyetaraan reaksi redoks metode biloks ini tidak seribet yang setengah reaksi.

Nah, seperti biasa, untuk penyetaraan reaksi redoks dengan biloks ini dibagi dulu dalam dua suasana, yakni:

  • Suasana asam.
  • Suasana basa.

Berikut tata cara menyelesaikan penyetaraan reaksi redoks metode biloks baik suasana asam maupun basa.

Suasana Asam Suasana Basa
  1. Samakan dulu jumlah atom yang bilangan oksidasinya berubah dengan menambahkan koefisien.
  2. Tentukan bilangan oksidasi (biloks).
  3. Tentukan naik turun biloks dan samakan.
  4. Samakan jumlah muatan dengan menambahkan H(+1).
  5. Terakhir samakan jumlah H dengan menambahkan H2O secukupnya.
  1. Samakan dulu jumlah atom yang bilangan oksidasinya berubah dengan menambahkan koefisien.
  2. Tentukan bilangan oksidasi (biloks).
  3. Tentukan naik turun biloks dan samakan.
  4. Samakan jumlah muatan dengan menambahkan OH (-1).
  5. Terakhir samakan jumlah H dengan menambahkan H2O secukupnya.

Nah perbedaannya sedikit banget bukan. Perbedaan hanya pada menyamakan muatan dengan menambahkan H+ (jika suasana asam) atau OH (jika suasana basa).

Suasana Asam

Pada suasana asam ini harap perlu diingat, untuk menyamakan muatan dengan menambahkan H+.

Contoh 1

MnO4– + C2O42- → CO2 + Mn2+

Penyesaiannya:

Penyetaraan reaksi redoks metode biloks suasana asam

Contoh 2

Cu + NO3 → Cu2+ + NO

Penyelesaiannya:

Contoh 3

MnO + PbO2 → MnO4 + Pb2+

Penyelesaiannya:

Suasana Basa

Pada suasana basa ini harap perlu diingat, untuk menyamakan muatan dengan menambahkan OH.

Contoh 1

Cl2 + IO3 → Cl + IO4

Penyelesaiannya:

Penyetaraan reaksi redoks metode biloks suasana basa

Contoh 2

Al + NO3 → Al(OH)4 + NH3

Penyelesaiannya:

Contoh 3

MnO4 + C2O42- → MnO2 + CO2

Penyelesaiannya:

Reaksi Autoredoks

Reaksi autoredoks adalah reaksi redoks dimana oksidator dan reduktornya merupakan zat yang sama. Nah, dalam penyetaraan reaksi redoks untuk autoredoks dapat dilakukan dengan metode bilangan oksidasi (biloks). Langkah-langkahnya? Sama saja dengan langkah penyetaraan reaksi redoks biloks baik suasana asam maupun basa (tergantung suasana). Yang membedakan hanyalah pada zat yang mengalami oksidasi dan reduksi dijumlahkan.

Contoh 1

IO3 + I → I2 (suasana asam)

Penyelesaiannya:

penyetaraan reaksi redoks metode biloks pada autoredooks

Contoh 2

Cl2 → Cl + ClO3 (suasana basa)

Penyelesaiannya:

Contoh 3

NaClO → NaCl + NaClO(suasana basa)

Penyelesaiannya:

Penyetaraan Reaksi Redoks Level Expert

Nah, sudah ngerti dong menyetarakan reaksi redoks level biasa saja. Sekarang mari kita coba menyetarakan reaksi redoks level expert, hehe. Nggak sulit kok, cuman … perlu banyak latihan sih. Tapi, walau susah nggak menyerah dong.

Contoh 1

CrI3 + KOH + Cl2 → K2CrO4 + KIO4 + KCl + H2O (suasana basa)

H2O bisa dianggap tidak ada, karena nantinya kita akan mencari H2O. KOH juga dianggap saja tidak ada karena nantinya akan dicari juga dengan cara menyamakan jumlah koefisien K di ruas kiri dan ruas kanan.

CrI3 + Cl2 → K2CrO4 + KIO4 + KCl

Penyelesaiannya:

Contoh 2

K2Cr2O7 + SnCl2 + HCl → CrCl3 + SnCl4 + KCl + H2O (suasana asam)

H2O bisa dianggap tidak ada, karena nantinya kita akan mencari H2O. HCl juga dianggap saja tidak ada karena nantinya akan dicari juga dengan cara menyamakan jumlah koefisien Cl di ruas kiri dan ruas kanan.

K2Cr2O7 + SnCl2 → CrCl3 + SnCl4 + KCl

Penyelesaiannya:

Contoh 3

KMnO4 + H2SO4 + H2C2O→ K2SO4 + MnSO4 + CO2 + H2O (suasana basa)

H2O bisa dianggap tidak ada, karena nantinya kita akan mencari H2O. H2SO4 juga dianggap saja tidak ada karena nantinya akan dicari juga dengan cara menyamakan jumlah koefisien S di ruas kiri dan ruas kanan.

KMnO4 + H2C2O→ K2SO4 + MnSO4 + CO2

Penyelesaiannya: