Kimia Pengertian dan Penyetaraan Reaksi Autoredoks (Disproporsionasi)

Pengertian dan Penyetaraan Reaksi Autoredoks (Disproporsionasi)

Selain reaksi redoks ternyata ada yang namanya reaksi autoredoks. Konsepnya sama, yaitu dimana terjadi oksidasi dan reduksi pada suatu reaksi. Namun yang membedakan, jika reaksi autoredoks hanya satu jenis atom yang bilangan oksidasinya berubah.

Reaksi autoredoks (disproporsionasi) adalah Reaksi redoks dimana hanya satu jenis atom yang bilangan oksidasinya berubah.

 
Sebelum membahas mengenai contoh reaksi autoredoks (disproporsionasi), sebaiknya paham dulu ya mengenai oksidasi dan reduksi.

Oksidasi Reduksi
  1. Penambahan atom oksigen.
  2. Pengurangan atom hydrogen.
  3. Pelepasan elektron.
  4. Naiknya bilangan oksidasi.
  1. Pengurangan atom oksigen.
  2. Penambahan atom hydrogen.
  3. Penangkapan elektron.
  4. Turunnya bilangan oksidasi.
Reduktor yakni zat yang mengalami oksidasi.
Oksidator yakni zat yang mengalami reduksi.

Contoh Reaksi Autoredoks (Disproporsionasi)

Berikut beberapa gambaran mengenai Contoh Reaksi Autoredoks (Disproporsionasi).

Contoh 1

IO3 + I → I2

Contoh 2

Cl2 → Cl + ClO3

Contoh 3

NaClO → NaCl + NaClO3

Penyetaraan Reaksi Reaksi Autoredoks (Disproporsionasi) Metode Bilangan Oksidasi (Biloks)

Nah, berikut penyetaraan reaksi autoredoks (disproporsionasi) metode bilangan oksidasi (biloks).

Contoh 1

IO3 + I → I2 (suasana asam)

Penyelesaiannya:

Contoh 2

Cl2 → Cl + ClO3 (suasana basa)

Penyelesaiannya:

Contoh 3

NaClO → NaCl + NaClO(suasana basa)

Penyelesaiannya:

Penyetaraan Reaksi Reaksi Autoredoks (Disproporsionasi) Metode Setengah Reaksi

Nah, berikut penyetaraan reaksi reaksi autoredoks (disproporsionasi) metode setengah reaksi.

Contoh 1

IO3 + I → I2 (suasana asam)

Langkah 1. Yang mengalami oksidasi dan reduksi adalah I2.
2IO3 → I2
2I → I2

Langkah 2
2IO3 → I6H2O
2I → I2

Langkah 3
12H+ + 2IO3 → I+ 6H2O
2I → I2

Langkah 4
10e + 12H+ + 2IO3 → I+ 6H2O
2I → I2 + 2e

Langkah 5

Contoh 2

Cl2 → Cl + ClO3 (suasana basa)

Langkah 1
Cl2 → 2Cl
Cl2 → 2ClO3

Langkah 2
Cl2 → 2Cl
6H2O + Cl2 → 2ClO3

Langkah 3
Cl2 → 2Cl
6H2O + Cl2 → 2ClO3 + 12H+

Langkah 4
Cl2 → 2Cl
12OH + 6H2O + Cl2 → 2ClO3 + 12H+ + 12OH

Langkah 5
2e + Cl2 → 2Cl
12OH + 6H2O + Cl2 → 2ClO3 + 12H2O + 10e

Langkah 6

Contoh 3

NaClO → NaCl + NaClO(suasana basa)

Langkah 1
NaClO → NaCl
NaClO → NaClO3

Langkah 2
NaClO → NaCl + H2O
2H2+ NaClO → NaClO3

Langkah 3
2H+ + NaClO → NaCl + H2O
2H2O + NaClO → NaClO3 + 4H+

Langkah 4
2OH + 2H+ + NaClO → NaCl + H2O + 2OH
4OH– 2H2O + NaClO → NaClO3 + 4H+ + 4OH

Langkah 5
2e + 2H2O + NaClO → NaCl + H2O + 2OH
4OH– + 2H2O + NaClO → NaClO3 + 4H2O + 4e

Langkah 6

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here