Peneliti Menemukan Bahwa Air Menyelimuti Bumi Jutaan Tahun Lalu

Sudah menjadi perdebatan di kalangan ilmuwan, apakah air yang menyelimuti bumi ataukah daratan dahulu terbentuk lalu air terbentuk selanjutnya? Untuk menjawab misteri tersebut, peneliti melakukan berbagai eksperimen untuk memecahkannya.

Salah satunya beberapa peneliti, mereka meneliti Kerak Samudera yang terbentuk sekitar 3,2 juta tahun yang lalu yang terletak di bagian barat benua Australia. Mereka mengambil sampel dan meneliti. Mereka khusus meneliti isotop oksigen (O) yang terdapat pada Kerak Samudera tersebut (Isotop adalah unsur yang memiliki nomor atom sama tetapi neutron berbeda).

Hasil yang didapat yakni terdapat pengurangan jumlah isotop yang terdapat pada Kerak Samudera. Isotop oksigen yang ditemukan memiliki pengurangan. Sebagai pengetahuan umum, isotop yang terdapat pada air lautan adalah 18, dan ternyata pada sampel Kerak Samudera ditemukan pengurangan jumlah isotop sehingga memiliki 16.

Hal ini mengidentifikasikan bahwa dahulu Bumi diselimuti oleh air terlebih dahulu. Namun, dikarenakan kenaikan suhu yang cukup ekstrim sehingga terjadi pengurangan isotop. Sehingga mulai muncullah daratan sedikit demi sedikit. Suhu ekstrim mampu mempengaruhi keseimbangan elektron, proton, dan neutron pada suatu atom.

Maka diambil kesimpulan bahwa airlah terlebih dahulu menyelimuti Bumi jutaan tahun yang lalu. Lalu secara perlahan muncullah daratan satu per satu.

Referensi:
Benjamin W. Johnson & Boswell A. Wing. 2020. Limited Archaean continental emergence reflected in an early Archaean 18O-enriched ocean. Nature Geoscience, DOI: 10.1038/s41561-020-0538-9