Pembuatan Formic Acid dari CO2 Rumah Kaca

Pembuatan formic acid membutuhkan CO2 yang jumlahnya lumayan banyak. Secara tradisional, formic acid dibuat dengan alat khusus dengan CO2 sebagai bahan bakar. Artinya, tanpa CO2, maka formic acid tidak akan terbuat.

Formic acid memiliki banyak kegunaan. Seperti untuk bahan obat, karet, koagulan, tekstil, percetakan, elektropolating, bahan baku kimia organik, dll. Intinya formic acid banyak dibutuhkan, baik itu dalam skala laboratorium maupun industri.

Rumah kaca menghasilkan CO2 dan itu tertahan di rumah kaca tersebut. Hal inilah yang membuat ilmuwan dari Rise University, Houston, Texas memikirkan bagaimana caranya membuat sebuah alat menggunakan CO2 yang dihasilkan gas rumah kaca.

CO2 yang dihasilkan gas rumah kaca, secara berkala akan dibuang ke udara. Hal inilah yang membuat udara semakin tidak sehat. Bahkan, CO2 berpengaruh besar pada pemanasan global.

Alat yang ditemukan oleh ilmuwan Rise University, Houston, Texas yaitu pembuatan formic acid dengan menggunakan CO2 dari rumah kaca. Artinya, alat tersebut bisa digunakan jika berhubungan dengan rumah kaca.

Hal ini tentu sangat berguna. Dengan alat tersebut, diharapkan jumlah CO2 yang dilepaskan ke udara melalui rumah kaca dapat berkurang. Dan juga, dengan alat tersebut membuat produksi formic acid menjadi lebih efisien.

Referensi:
Chuan Xia, Peng Zhu, Qiu Jiang, Ying Pan, Wentao Liang, Eli Stavitsk, Husam N. Alshareef, Haotian Wang. 2019. Continuous production of pure liquid fuel solutions via electrocatalytic CO2 reduction using solid-electrolyte devices. Nature Energy; DOI: 10.1038/s41560-019-0451-x