Limitlesss Gaming ASUS Zenfone Max Pro M1

Ok, ini adalah pengalaman saya. Satu tahun yang lalu saya ingin membeli smartphone. Tapi ya gitu, harus harganya berkisar 2-4 juta gitu. Maklum, keuangan masih terbatas. Tapi keinginannya harus tinggi-tinggi banget tuh.

Jadi, secara spesifikasi, saya ingin membeli smartphone yang:

  • Chipset rasa premium.
  • GPU rasa premium.
  • RAM gede.
  • Kamera … hmm … pokoknya bisa motret lah.
  • Baterai besar dan awet satu harian.
  • Storage harus besar.

Untuk apa spesifikasi tersebut? Tidak lain dan tidak bukan karena ingin bermain game yang mumpuni. Setahun lalu lagi suka-sukanya bermain vainglory, yeee. Eh tapi-tapi, lemot banget. Grafis yang dihasilkan bagus sih tapi patah-patah gitu. Belum mengeluarkan ulty, patah, eh sudah dikalahkan tim lawan. Pingin banting smartphone tapi sayang barang.

Akhirnya beli smartphone dan … hasilnya sih … gimana ya bilangnya? Aduh … pokoknya aduh banget deh.

Tahun ini, masih menggunakan smartphone yang dibeli tahun lalu. Setidaknya ada 3 game yang selalu saya mainkan di sela waktu luang. Saya ini memang bukan gamer addict. Tapi setidaknya, saya suka bermain game. Saya tidak bisa bermain game terlalu lama karena kesibukan pekerjaan offline.

1. Vainglory

vainglory

Hehe, ini adalah game yang sudah dimainkan sekitar 1 tahun. Rasanya seru banget gitu main game vainglory. Grafis yang mantap banget (walau ukuran juga besar sih). Terus, cara mainnya itu loh yang menggunakan sistem tap. Update terbaru sudah ada kontrol analog, seperti MOBA biasanya.

Tapi kesukaan saya kontrol tap itu menjadi leluasa gitu bermain. Nggak harus memegang smartphone. Jadi, saja bisa meletakkan smartphone di atas meja, main vainglory, nyaman deh.

2. Need for Speed no Limit

need for speed no limit

Nah kalau ini baru beberapa bulan lalu saya mainkan. Widih, rasanya seperti main balap-balapan sungguhan. Grafisnya itu loh mantap banget. Kadang saya lupa kalau saya sedang bermain game di android, karena mantapnya grafis.

Sistem kontrolnya juga mantap. Terus-terus, yang paling saya suka kalau sudah main kejar-kejaran dengan polisi. Entah kenapa gitu, seru banget kalau sudah main kejar-kejaran dengan polisi. Tapi itu di dalam dunia game ya. Kalau dunia nyata mah saya tidak berani.

3. Lineage2 Revolution

lineage2 revolution

Ini adalah game RPG yang saya suka banget. Waktu masih pra registrasi dulu saya sudah daftar. Ketika sudah didownload secara resmi, saya langsung download dan mainkan. Waktu lihat trailernya sih mantap banget grafis dan gameplaynya. Ternyata betulan mantap.

Dan lagi, saya suka banget tidak terlalu mengandalkan sistem pay to win. Asal mau bersabar sedikit saja, maka akan terkumpul beberapa uang untuk beli item. Dan kalau rajin bunuh-bunuh monster bakal cepat banget tuh naik level. Biasanya sih, kalau mau naik level, saya pergi tuh ke kumpulan monster, terus aktifkan mode auto. Jadi tuh, karakter saya di game akan melawan monster tanpa henti, terus saya tinggal kerja deh.

Tapi Tapi Tapi

Apakah Saya Normal

Tapi ketiga game tersebut saya setting di grafik terendah. Pokoknya mentok kiri dah biar lancar main game. Tidak berani untuk menggunakan setting mentok kanan semua, padahal pingin banget loh.

Dan juga, tentu ketiga game tersebut tidak bebas lag. Banyak banget terjadi lag. Apalagi kalau sudah seru-seru tuh. Misal saat Vainglory akan mengalahkan Kraken, atau Need For Speed main kejar-kejaran dengan banyak polisi, atau Lineage sedang seru-seruan melawan monster ganas bersama player lain, bakal terjadi laaaggggg, bahkan parah banget lagi lagnya, hiks … sedih.

Setelah diperhatikan, ternyata Antutu Benchmark smartphone saya lumayan tinggi sih, tapi … belum bisa untuk memenuhi kebutuhan game saya. Hiks, syedih.

Antutu Benchmark smartphone saya 🙁

Maunya ada gitu smartphone yang Antutu Benchmark melebihi 110000. Mungkin dengan angka sedemikian, mampu membuat game yang saya mainkan lancar dan di setting mentok kanan.

Ada nggak ya smartphone seperti itu?

Asus Zenfone Max Pro M1


Ternyata ada loh smartphonenya. Antutu Benchmark mencapai angka 115635, sebuah angka yang sangat besar. Dibandrol dengan harga smartphone kelas menengah, namun kualitas mesin kelas premium. Wah … mantap nih.

ANTUTU Benchmark ASUS

Secara di atas kertas dulu ya. Spesifikasi yang ditawarkan memang tidak main-main, kelas premium banget deh.

1. Infinity Display dan Bezelles

asus zenfone max pro m1

Apa itu Infinity Display? Itu loh yang bagian layar smartphone hampir keseluruhannya layar. Hanya sisa sedikit saja di bagian dagu dan bawah yang tidak bagian layar. Keunggulan dari layar ini, membuat kita lega menatap smartphone lama-lama. Dan juga, membuat ukuran smartphone menjadi pas di genggam. 6 inch smartphone Infinity Display serasa memegang 5,5 inch smartphone biasa.

hand

Menggunakan teknik Curved Display 2,5D, bezel kanan dan kirinya tipis, serta melengkung bagian sisinya (grip). Hasilnya smartphone menjadi nyaman banget di genggam. Bobotnya juga ringan banget. Cuman 180 grams saja. Hmm … ini seriusan cuman 180 grams? Ringan banget. Dan memang benar demikian.

Layar Full HD+ dengan resolusi 2.160 x 1.080 pixel, aspek rasio layar 18:9. Sudah jangan dibayangkan, memang nyaman banget deh hasilnya.

2. CPU dan GPU Kelas Premium

CPU yang digunakan Qualcomm Snapdragon 636 8x (octa-core) 14 nanometer Kryo 260 CPU up to 1.8GHz. CPU apaan ini? CPU ini setara dengan Qualcomm Snapdragon 800, yang artinya setara dengan CPU smartphone premium.

Hal ini tentu menggoda banget. Bayangkan saja rasanya, mencoba sesuatu yang harganya terjangkau dompet tapi kualitas super mewah. Serasa dapat durian runtuh tahu nggak. Jadi buat apa membeli smartphone premium yang harganya mahal banget, padahal dengan Asus Zenfone Max Pro M1 sudah mendapatkan CPU premium, harganya kelas menengah lagi.

GPU yang digunakan Qualcomm® Adreno™ 509 GPU. GPU ini mampu mengolah gambar walaupun dengan tekstur 3D paling kompleks sekalipun. Jadinya, game 3D yang berat-berat itu akan sangat lancar di mainkan. Nggak khawatir lagi kalau keluar game keren keluaran terbaru. Biasanya saya, kalau ada game keren keluaran terbaru, suka bingung gitu. Apalagi kalau graphic game tersebut gila keren banget. Makin mikir 5 kali lipat deh.

3. RAM Terlalu Besar dan Storage Super besar

Ada beberapa varian yang menjadi pertimbangan. Setidaknya ada 3 varian yang menggiurkan, yakni:

  • LPDDR4 3 GB RAM, 32 GB ROM.
  • LPDDR4 4 GB RAM, 64 GB ROM.
  • LPDDR4 6 GB RAM, 64 GB ROM.

Hoho, bingung kan, mau pilih yang mana. Kalau saya sih maunya yang LPDDR4 6 GB RAM, 64 GB ROM, sudah RAM besar banget, storagenya gede banget. 64 GB? Itu bisa menampung beberapa game tuh.

Nah ini dia kelemahan dari smartphone saya. RAM sih bisa dibilang oke. Tapi storagenya pas-pasan banget. Mau instal game saja, mesti ada game yang harus dikorbankan. Atau setidaknya, koleksi foto-foto imut bakal dihapus deh.

Untuk varian terkecil LPDDR4 3 GB RAM, 32 GB ROM, sebenarnya sudah mencukupi. RAM yang ditawarkan besar banget dan storagenya besar banget. Sudah cukup untuk menginstal sekitar 10 lebih game HD berat ditambah koleksi ratusan foto selfie, hihihi.

Oh ya, ternyata ada lagi penawaran menarik. Supports up to 256 GB MicroSD, 100GB Google Drive (free 1 year). Sudah fix, penyimpanan melimpah nih.

4. Kamera Mantap dah

Hehe, saya adalah tipe orang yang malas menggunakan kamera. Yang saya butuhkan hanyalah bermain game lancar. Tapi ada kalanya gitu, sekali-kali menggunakan kamera smartphone untuk mengabadikan momen berharga.

Kamera ASUS Zenfone Max Pro M1, yakni:

  • Rear (main) Camera: 13MP / 16MP with f/2.0 Aperture, Phase Detection Auto Focus, LED flash
  • Rear (wide) Camera: 5MP / 8MP 120o wide-angle camera for 200% wider view for bokeh effect
  • Front camera: 8MP / 16MP, LED flash
  • Camera feature PixelMaster 4.0 camera mode: Beauty, Auto (with HDR features), Selfie Panorama, GIF Animation

Gimana kualitas kameranya? Hmm … saya kurang begitu paham mengenai detail foto. Yang saya tahu foto yang dihasilkan bagus di mata atau tidak. Pokoknya kamera di ASUS Zenfone Max Pro M1 tidak mengecewakan. Hasilnya bagus dan tidak berlebihan hasilnya.

5. Sensor yang Lengkap

asus zenfone max pro m1

Kadang saya kesal gitu, ada smartphone yang tidak dilengkapi dengan compass dan GPS. Rasanya gimana gitu, padahal saya butuh banget kompas. Apalagi kalau berada di tempat yang tidak diketahui, compass plus GPS smartphone itu butuh banget.

Nah, smartphone ini mempunyai sensor yang cukup lengkap loh, yakni:

  • Rear fingerprint sensor (0.3 seconds unlock, supports 5 fingerprints).
  • Face Recognition.
  • Accelerator.
  • E-Compass.
  • Proximity.
  • Ambient Light Sensor.
  • Gyroscope.

Dengan sensor demikian, maka bisa dipastikan kalau kita bisa menggunakan VR untuk smartphone ini. Hmm … mantap tuh, bisa VR. Main game horor menggunakan VR, hihi sensasinya bakal buat jantung berdebar-debar nih.

Untuk keamanan ada fingerprint sensor atau face recognition. Monggo pilih yang sesuai dengan selera.

6. Dual SIM Card dan Tidak Hybrid

Kadang saya berpikir seperti ini untuk smartphone yang menyediakan dual SIM tapi hybrid, “Ini yang buat smartphone tanggung banget dah. Kalau mau dual SIM, dual SIM sekalian, jangan pakai hybrid. Jadi bingung mau pilih SIM 2 atau memory card.

Tapi … ASUS Zenfone Max Pro M1, triple slots: dual SIM, one MicroSD card, yakni:

  • Slot 1: 2G/3G/4G Nano SIM Card
  • Slot 2: 2G/3G/4G Nano SIM Card
  • Slot 3: Supports up to 256 GB MicroSD card

NB: Both SIM card slots support 3G WCDMA / 4G LTE network band. But only one SIM card can connect to 4G LTE service at a time.

Wow banget kan. Dual SIM tapi tidak hybrid. Jadi bisa menggunakan dua SIM sekaligus dan kedua slot tersebut sudah support 4G. jadi nggak perlu menukar-nukar posisi SIM card kalau mau ganti kartu untuk paket data. Ditambah memory card up to 256 GB.

7. OS Pure Android

Apa kelebihan dari OS pure android? Yaitu OSnya kencang, tidak menggunakan RAM banyak, pokoknya nggak neko-neko deh. Nah, ini dia mempunyai kelebihan. Jadi, kita bisa rasakan game berjalan maksimal.

Pure android tidak boros RAM dan aplikasi yang berjalan di background bisa kita atur, sehingga mampu memperkecil penggunaan RAM. Oh ya, size pure android juga tidak begitu besar. Kalau ada update terbaru OS android, tentu saja dengan cepat kebagian update.

8. Desain Menawan

Sebenarnya dari Infinity Display ini sudah tahu kalau desain ASUS Zenfone Max Pro M1 menawan, karena mengikuti tren kekinian. Tapi tidak cukup sampai di situ, pemilihan warna untuk casing belakang menambah rasa elegan dan menawan. Warna yang ditawarkan yakni:

  • Deepsea black.
  • Meteor silver.

Pokoknya nggak malu deh kalau misalkan kita pura-pura menelepon di Mall, hihihi.

9. Suara Kencang dan Jernih

Nggak ada dong gunanya main game tapi kualitas suara tidak baik. Rasanya ada yang kurang gitu. Eits, ASUS Zenfone Max Pro M1 selain memberikan kualitas suara yang kencang dan juga jernih.

Spesifikasi untuk audio yang ditawarkan yakni:

  • Loud speaker.
  • PMIC internal amplifier.
  • FM Receiver.
  • Dual internal microphones with ASUS Noise Reduction Technology.

ASUS Noise Reduction Technology menghasilkan suara yang sangat bersih. Main game menjadi semangat deh.

10. Baterai Jumbo dan Tahan Lama

Nah, tidak ada gunanya kan main game tapi baterainya tidak tahan lama. Ini seperti sedang asyik main vainglory, 15 menit kemudian baterai menunjukkan 10%. Konsentrasi menjadi tidak fokus dong. Satu fokus untuk game tapi dag dig dug juga melihat baterai yang akan habis.

Baterainya itu seperti:

  • 5000 mAh capacity with fast charging.
  • ASUS PowerMaster technology.
  • 2x longer battery lifespan, up to 35 days 4G standby, up to 42 hours 3G talk time, up to 20 hours video playback, up to 28 hours Wi-Fi web browsing.

Oke, saya yakin bakal awet banget nih. Kalau untuk pemakaian ringan, sepertinya bisa tembus 2 hari nih.

Spesifikasi Lengkap ASUS Zenfone Max Pro M1

spesifikasi ASUS Zenfone

Tahan Banting

Oh ya, saya hampir lupa. Ini si ASUS Zenfone Max Pro M1 tahan banting banget. Mau dijatuhkan ketinggian 5 meter, dibakar, di panggang, di lindas motor bahkan mobil, masih bisa digunakan. Ya … walaupun desainnya bakal kelihatan sedikit kurang menawan jadinya. Kalau nggak percaya, perhatikan deh video ini.

Kesimpulan

ASUS Zenfone Max Pro M1 cocok sekali dengan kebutuhan saya untuk bermain game apalagi pemakaian ringan. Desain yang menawan, spesifikasi kelas premium, kamera yang bagus, dan juga baterai yang tahan lama.

Berikut harga dari ASUS Zenfone Max Pro M1:

  • Rp 2.199.000 (3GB/32GB)
  • Rp 2.599.000 (4GB/64GB)
  • Rp 3.399.000 (6GB/64GB)

Rasanya sulit sekali pindah ke lain hati kalau sudah menggenggam ASUS Zenfone Max Pro M1, eaaaa saya kan orangnya setia. 😀

Disclaimer

Blog post ini diikutsertakan dalam lomba blog dari ASUS – ASUS Zenfone Max Pro M1, Limitless Gaming.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here