6 Tips Mengatasi Tidak Bergairah dan Lelah Bekerja

Kerja itu capek, memang demikian adanya. Sangat tidak ada yang namanya pekerjaan yang tidak capek. Bahkan, bermain pun begitu capek rasanya. Apalagi, rasa lelah bekerja keras, tentu itu sangat wajar. Namun, walaupun hal tersebut wajar, kita mesti mengantisipasinya. Hal ini menjaga produktivitas kita. Maka ada beberapa tips mengatasi tidak bergairah dan lelah bekerja.

Oh ya, ada beberapa kata-kata lelah pulang kerja. Yaitu, “Ah … lelah kali hari ini. Ingin rasanya istirahat,” namun, tidak pernah melakukan istirahat yang sesungguhnya. Hal tersebut sangat tidak baik.

Apakah sama dengan tidak bergairah dengan lelah bekerja? Hehe sebenarnya beda sih. Tidak bergairah lebih ke tidak mengerjakan dengan semestinya. Sedangkan lelah, ingin rasanya mengerjakan maksimal, tapi badan terasa lelah banget. Namun, banyak orang yang awalnya bersemangat bekerja. Hingga mereka mengenai titik jenuh sehingga tidak bergairah dan lelah bekerja.

Mengatasi Tidak Bergairah dan Lelah Bekerja

Oh ya, ada beberapa tips mengatasi tidak bergairah dan lelah bekerja. Cara mengantisipasinya sih ada yang harus liburan, berolahraga, bermain game, dll.

1. Batasi diri

Ada orang yang bekerja tanpa membatasi diri. Berjam-jam bekerja di sebuah kantor/instansi/perusahaan tanpa ada rasa lelah. Katanya sih bekerja keras, ini mah bekerja terlalu keras namanya. Hal ini sangat tidak baik, berbahaya, bahkan berbahaya bagi kesehatan. Oh ya, banyak loh kasus berujung kematian karena kelelahan dalam bekerja. Istilahnya karoshi, seram banget kan?

Jika Anda bekerja tanpa membatasi diri, lebih dari sepuluh jam Anda bekerja, lembur lagi, sebaiknya hindari hal tersebut. Boleh lembur, tapi jangan sering. Hal tersebut membuat Anda tidak bergairah suatu hari nanti.

Batasi diri Anda. Maksimal delapan sampai sepuluh jam bekerja. Ketika hari libur, jauhkan pikiran dari pekerjaan. Biarkan diri Anda tidak memikirkan pekerjaan yang menumpuk. Hal tersebut dikatakan refreshing otak. Jangan sampai, akhir pekan yang seharusnya untuk mengistirahatkan tubuh dan menyegarkan pikiran, digunakan untuk menguras tenaga hanya untuk bekerja.

2. Berhenti menjadi terlalu perfeksionis

Tipe Gaya Belajar

Perfeksionis sih boleh-boleh saja. Hal ini meningkatkan kualitas diri. Siapa sih yang tidak suka dengan hasil yang bagus. Namun, jangan menjadi orang yang terlalu perfeksionis. Terlalu memikirkan keberhasilan, terlalu memikirkan kualitas terbaik, terlalu memikirkan hasil yang terbaik. Hal tersebut sangat berbahaya.

Jika menjadi orang yang terlalu perfeksionis, banyak orang yang melakukan apa saja demi sebuah kualitas. Bahkan, badan yang seharusnya istirahat, digunakan untuk pekerjaan. Apakah baik? Baik bagi orang lain, tapi tidak baik bagi diri Anda. Jika Anda terlalu perfeksionis, ada batas waktu kejenuhan, dan itu akan membunuh kreatifitas Anda.

Banyak orang yang awalnya hasilnya bagus banget. Namun lama-kelamaan bekerja asal-asalan. Hal tersebut karena sudah menjadi titik jenuh. Mereka adalah orang-orang korban terlalu perfeksionis.

Maka, kata mutiara lelah bekerja yaitu, “Jangan terlalu perfeksionis. Jangan mengejar kesempurnaan. Tapi kejarlah hasil yang baik,” batasi diri Anda. jangan terlalu mengejar keberhasilan sampai mengorbankan waktu dan tenaga Anda. ada waktunya bekerja, ada waktunya liburan, dan ada waktunya kumpul bersama keluarga.

3. Berolahraga

Kabar gembira, berdasarkan penelitian Anderson, E, dkk menemukan bahwa aktivitas tubuh mampu mengurangi stress secara signifikan. Berolahraga selain mampu menyehatkan badan, namun bagus juga kesehatan mental jiwa.

Maka dari itu, minimal sekali seminggu luangkan waktu untuk aktivitas tubuh. Jangan malas melakukan olahraga santai. Setengah jam saja lari santai, hal ini mampu memberikan sisi positif bagi tubuh dan pikiran Anda.

Dan juga, olahraga mampu refreshing otak. Dengan demikian, tidak ada istilah tidak bergairah maupun lelah pada pekerjaan. Ketika tidak bergairah atau lelah, coba deh berolahraga. Dengan demikian, mampu meningkatkan gairah tersebut.

Hihi, bukan hanya bekerja saja. Dalam belajar juga sangat perlu nih. Kalau lelah saat belajar, jangan malas untuk berolahraga. Hal tersebut mampu menyegarkan otak setelah dipakai bekerja terlalu lelah.

Intinya, jangan malas berolahraga. Karena olahraga bagus untuk kesehatan fisik, pikiran, maupun mental.

4. Bisa juga bermain game

Ingat! Hanya selingan saja, bukan full time. Bermain game hanya sebagai selingan saja, dilakukan jarang sekali. Bukan setiap hari bermain game sampai mengorbankan pekerjaan. Kalau ini mah tidak baik namanya.

Bermain game juga mampu menyegarkan pikiran. Game ini berfungsi untuk mengalihkan pikiran dari pekerjaan yang menumpuk. Apalagi bermain game mampu membuat pikiran senang. Baik itu karena tantangan maupun pencapaiannya.

Namun, ada juga game yang bersifat ketagihan. Sehingga setiap hari harus bermain game. Tentu saja ini tidak baik. Banyak orang yang mengorbankan pekerjaannya hanya karena game.

Mainkan game ringan dan santai. Lakukan itu sendirian atau bersama teman Anda. Pasti asyik sekali. Ketika tidak bergairah dan kelelahan pada pekerjaan, sekali-kali bermain game bersama teman. Asyiknya bermain game, mampu meningkatkan mood dalam bekerja.

5. Berekreasi

Mau pilih mana? Berekreasi di gunung dengan pemandangan hijau atau berekreasi ke pantai dengan pemandangan biru. Tentu hal ini sangat baik dan bagaimana keinginan Anda.

Berekreasi sangat efektif untuk mengatasi tidak bergairah dan kelelahan bekerja. Dengan berekreasi, maka pikiran akan disegarkan. Asal! Pada saat rekreasi tidak memikirkan pekerjaan. Banyak tuh orang yang rekreasi, namun pikirannya tetap pada pekerjaan. Kalau itu tidak ada gunanya rekreasi.

Oh ya, jika tidak mempunyai keuangan yang mumpuni. Banyak pilihan rekreasi murah. Salah satu adalah kumpul bersama keluarga. Apa salahnya di akhir pekan menyempatkan diri berkumpul bersama keluarga. Bisa nonton bareng, bermain game bareng, berolahraga bareng, atau bisa juga karaoke bareng, dll.

6. Wisata hati

Nah, ini dia yang sering dilupakan orang-orang. Ketika tidak bergairah atau kelelahan bekerja, maka mereka lari ke minuman keras, hangout tidak jelas, mengurung diri di dalam kamar hingga depresi, atau apapun itu yang pastinya tidak baik bagi tubuh dan hati nurani. Dan mereka lupa akan wisata hati.

Apa itu wisata hati? Itu adalah wisata dengan mendekatkan diri kepada Tuhan. Orang yang dekat dengan Tuhan, tentu ada saja yang pada saat tidak bergairah, tiba-tiba bergairah. Yang ketika kelelahan, tiba-tiba menjadi semangat.

Kesimpulannya, wisata hati mampu meningkatkan produktivitas tanpa disadari. Seperti badan tiba-tiba bersemangat, padahal tidak tahu sebab bersemangat. Jangan biarkan diri Anda kelelahan bekerja dan tidak melakukan wisata hati. Jika tidak dekat dengan Tuhan, tentu akan melahirkan depresi yang nantinya akan menghancurkan jiwa Anda.

Penutup

Tidak bergairah dan lelah bekerja bakal menyerang setiap orang. Tidak ada orang yang tidak mengalami demikian. Pasti ada suatu saat mengalami titik jenuh. Dan banyak cara untuk mengatasi hal tersebut. Apapun caranya, selalu lakukan wisata hati, dekatkan hati kepada Tuhan. Ketika melakukan wisata hati, pasti ada saja hal tidak terduga terjadi yang menyebabkan diri menjadi bergairah dan semangat kerja.

2 COMMENTS

  1. aku paling sulit di poin nomor 6, kadang kalau lelah, ya lelah, olahraga rasanya berat bingit ? bgmna cranya supaya olahraga itu menjadi suatu hal yg menyenangkan ya ?!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here