Lebih Melelahkan Mengetik di Layar Touchscreen atau Keypad Ponsel?

Zaman sekarang ini, sudah banyak banget ponsel touchscreen. Ituloh yang seluruh body ponsel seluruhnya layar. Bahkan bezel kiri kanan atas bawah tipis banget. Kamera depan saja disembunyikan.

Tentunya salah satu fungsi ponsel untuk mengetik bukan? Baik itu mengetik di chatting, social media ataupun mengetik di browser.

Nah, pada studi si Gustafsson et al. 2018 untuk menyelidiki kekuatan otot dalam mengetik di ponsel layar touchscreen dibandingkan dengan keypad ponsel. Hmm … apa pernah ya kita memikirkan hal tersebut?

Jadi, secara sederhana, study dia mencari tahu kekuatan otot mana yang lebih banyak. Baik itu dengan tangan dengan jari kecil maupun jari besar. Perhitungan sederhana, semakin banyak kekuatan otot yang dihasilkan maka semakin lelah. Ya … walaupun selama ini kita tidak memikirkannya sih.

Tapi, tahukah Anda kalau berlama-lama menggunakan ponsel akan membuat ibu jari meradang loh. Banyak banget kasus seperti ini. Iya sih, kasus yang viral untuk layar touchscreen bukan keypad ponsel.

Langsung saja ya hasil studi yang dilakukan. Ternyata mengetik di layar keypad itu lebih melelahkan dibandingkan dengan layar touchscreen. Coba deh bayangkan ketika kita mengetik di layar keypad, seperti ada tenaga kita untuk menekan tombol bukan. Tapi, untuk layar touchscreen sepertinya tidak perlu menekan tombol gitu.

Tapi … untuk keakuratan mengetik, untuk bagian typo-typo nih. Lebih akurat yang keypad dibandingkan dengan touchscreen. Mungkin karena touchscreen gitu, berdekatan pula keyboard virtualnya. Sehingga sering terpencil di huruf yang bersebelahan. Atau karena tidak memerlukan tenaga sehingga jadi kurang hati-hati.

Kesimpulan, untuk tingkat kelelahan, mengetik di layar keypad ponsel itu lebih melelahkan dibandingkan dengan touchscreen tapi mengetik di layar keypad ponsel itu jarang typo.

Referensi:

  • Gustafsson et al. 2018. “Texting with touchscreen and keypad phones – A comparison of thumb kinematics, upper limb muscle activity, exertion, discomfort, and performance.” Applied Ergonomics 70: 232 – 239.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here