Kimia Konfigurasi Elektron pada Kulit Atom dan Elektron Valensi

Konfigurasi Elektron pada Kulit Atom dan Elektron Valensi

Nah, pada materi ini akan dibahas mengenai konfigurasi elektron pada kulit atom dan elektron valensi. Jangan malas-malas ya belajarnya.

“Hah, atom punya kulit?”

Loh iya dong. Berdasarkan teori Ernest Rutherford mengatakan atom terdiri neutron dan proton dikelilingi oleh elektron pada lintasannya. Nah lintasan elektron ini bertingkat-tingkat. Ada yang tingkat pertama, kedua, dan seterusnya. Nah, tingkatan lintasan elektron itulah yang dinamakan kulit atom.

kulit elektronKonfigurasi Elektron

Konfigurasi elektron adalah susunan elektron dalam suatu atom. Cara penyusunan elektron per kulit/lintasan berdasarkan rumus:

2n2

Keterangan:
n = kulit/lintasan

n Kulit Jumlah Kulit Maksimum
1 K 2
2 L 8
3 M 18
4 N 32

Sebenarnya ada juga kulit O, P, Q yang mampu menampung lebih dari 32 elektron tetapi pada kenyataannya belum ada atom yang jumlah elektronnya cukup banyak untuk mengisi kulit-kulit tersebut sampai penuh.

Konfigurasi elektron pada kulit atom:

  1. Kulit elektron diisi berurutan mulai dari kulit K, kulit L, kulit L, dan seterusnya.
  2. Kulit K (maksimum 2 elektron) diisi penuh 2 elektron, sisanya untuk kulit L.
  3. Kulit L (maksimum 8 elektron) diisi:
    (a) sebanyak sisa elektron bila elektron sisa kurang dari 8.
    (b) 8 elektron bila elektron sisa lebih 8 (sisanya kulit M).
  4. Kulit M (maksimum (maksimum 18 elektron) diisi:
    (a) sebanyak sisa elektron bila elektron sisa kurang dari delapan.
    (b) 8 elektron bila elektron sisa antara 8 sampai 18 (sisanya masuk kulit N).
    (c) 18 Elektron, jika elektron sisa lebih dari 18 (sisanya masuk kulit N).
  5. Kulit N (maksimum 32 elektron) diisi:
    (a) sebanyak sisa elektron bila elektron sisa kurang dari 8.
    (b) 8 elektron bila elektron sisa antara 8 sampai 18 (sisanya masuk kulit O).
    (c) 18 elektron, jika elektron sisa antara 18 sampai 32 (sisanya masuk kulit O).
    (d) 32 elektron, jika elektron sisa lebih dari 32 (sisanya masuk kulit O).

Elektron Valensi

Apa itu elektron valensi?

Elektron valensi adalah elektron yang berada pada kulit terluar.

Jadi, nanti kan ada lintasan elektron. Nah, lintasan elektron yang paling ujung itulah dinamakan elektron valensi.

elektron valensiCatatan: Maksimal elektron valensi adalah 8.

Contoh Soal

Contoh 1

Tuliskan konfigurasi elektron dan tentukan elektron valensi dari 1H.

Penyelesaian

Untuk menyelesaikan konfigurasi tersebut, maka masukkan elektron kulit K. Nah, karena elektron pada H adalah 1, maka masukkan saja elektron sebanyak 1 pada kulit K.

1H = 1

Sisa elektron berapa? 1 – 1 = 0. Berarti sudah selesai konfigurasinya.

Nah untuk elektron valensi adalah elektron yang berada pada kulit terluar. Alias elektron paling akhir/ujung. Pada 1H, jumlah elektron paling akhir/ujung adalah 1. Berarti elektron valensinya adalah 1.

Kesimpulan:
konfigurasi elektron = 1H = 1
Elektron valensi = 1

Contoh 2

Tuliskan konfigurasi elektron dan tentukan elektron valensi dari 2He.

Penyelesaian

Untuk menyelesaikan konfigurasi tersebut, maka masukkan elektron kulit K. Jumlah elektron pada kulit K adalah 2. Maka masukkan saja elektron sebanyak 2 pada konfigurasi.

2He = 2

Sisa elektron berapa? 2 – 2 = 0. Berarti sudah selesai konfigurasinya.

Nah untuk elektron valensi adalah elektron yang berada pada kulit terluar. Alias elektron paling akhir/ujung. Pada 2He, jumlah elektron paling akhir/ujung adalah 2. Berarti elektron valensinya adalah 2.

Kesimpulan:
konfigurasi elektron = 2He = 2
Elektron valensi = 1

Contoh 3

Tuliskan konfigurasi elektron dan tentukan elektron valensi dari 11Na.

Penyelesaian

Nah, untuk menyelesaikan soal tersebut, pertama kita konfigurasikan terlebih dahulu ya. Pertama dimulai dari kuli K yang jumlah elektronnya 2.

11Na : 2

Nah, sisa elektronnya berapa tuh? 11 – 2 = 9. Masih ada sisa 9. Berarti bisa dimasukkan kulit L yang jumlah elektronnya 8.

11Na : 2  8

Sisa elektronya berapa lagi itu? 11 – 10 = 1. Ada sisa 1 elektron lagi. Maka masukkan pada kulit M yang jumlah elektronnya 18. Tapi karena hanya sisa 1 lagi, jangan paksakan dimasukkan 18. Masukkan saja sisanya, yakni 1.

11Na : 2  8  1

Sisa elektron berapa? 11 – 11 = 0. Berarti sudah selesai konfigurasinya.

Nah untuk elektron valensi adalah elektron yang berada pada kulit terluar. Alias elektron paling akhir/ujung. Pada 11Na, jumlah elektron paling akhir/ujung adalah 1. Berarti elektron valensinya adalah 1.

Kesimpulan:
konfigurasi elektron = 11Na : 2  8  1
Elektron valensi = 1

Contoh 4

Tuliskan konfigurasi elektron dan tentukan elektron valensi dari 18Ar.

Penyelesaian

Nah, untuk menyelesaikan soal tersebut, pertama kita konfigurasikan terlebih dahulu ya. Pertama dimulai dari kuli K yang jumlah elektronnya 2.

18Ar : 2

Nah, sisa elektronnya berapa tuh? 18 – 2 = 10. Masih ada sisa 10. Berarti bisa dimasukkan kulit L yang jumlah elektronnya 8.

18Ar : 2  8

Sisa elektronya berapa lagi itu? 18 – 10 = 8. Nah, sisa ini dimasukkan pada kulit M, yakni 8 saja karena jumlah maksimal elektron paling akhir/ujung adalah 8.

18Ar : 2  8  8

Sisa elektron berapa? 18 – 18 = 0. Berarti sudah selesai konfigurasinya.

Nah untuk elektron valensi adalah elektron yang berada pada kulit terluar. Alias elektron paling akhir/ujung. Pada 18Ar, jumlah elektron paling akhir/ujung adalah 18. Berarti elektron valensinya adalah 18.

Kesimpulan:
konfigurasi elektron = 18Ar : 2  8  8
Elektron valensi = 8

Contoh 5

Tuliskan konfigurasi elektron dan tentukan elektron valensi dari 20Ca.

Penyelesaian

Nah, untuk menyelesaikan soal tersebut, pertama kita konfigurasikan terlebih dahulu ya. Pertama dimulai dari kuli K yang jumlah elektronnya 2.

20Ca : 2

Nah, sisa elektronnya berapa tuh? 20 – 2 = 18. Masih ada sisa 18. Berarti bisa dimasukkan kulit L yang jumlah elektronnya 8.

20Ca : 2  8

Sisa elektronya berapa lagi itu? 20 – 10 = 10. Ada sisa 10 elektron lagi. Maka masukkan pada kulit M yang jumlah elektronnya 18. Tapi misalkan kalau dimasukkan 18 elektron, nanti bakal berlebih dong. Atau dimasukkan sisanya yakni 10, maka tidak akan bisa digunakan. Maksimal tuh elektron paling akhir/ujung adalah 8.

20Ca : 2  8  10 (ini nggak bisa digunakan)

Jadi solusinya, untuk kulit M dimasukkan jumlah elektron sebanyak 8.

20Ca : 2  8  8

Nah sisanya yakni: 20 – 18 = 2. Nah, sisa ini dimasukkan pada kulit N, yakni 2 saja.

20Ca : 2  8  8  2

Sisa elektron berapa? 20 – 20 = 0. Berarti sudah selesai konfigurasinya.

Nah untuk elektron valensi adalah elektron yang berada pada kulit terluar. Alias elektron paling akhir/ujung. Pada 20Ca, jumlah elektron paling akhir/ujung adalah 2. Berarti elektron valensinya adalah 2.

Kesimpulan:
konfigurasi elektron = 20Ca : 2  8  8  2
Elektron valensi = 2

Contoh 6

Tuliskan konfigurasi elektron dan tentukan elektron valensi dari 34Se.

Penyelesaian.

Nah, untuk menyelesaikan soal tersebut, pertama kita konfigurasikan terlebih dahulu ya. Pertama dimulai dari kuli K yang jumlah elektronnya 2.

34Se : 2

Nah, sisa elektronnya berapa tuh? 34 – 2 = 32. Masih ada sisa 32. Berarti bisa dimasukkan kulit L yang jumlah elektronnya 8.

34Se : 2  8

Sisa elektronya berapa lagi itu? 34 – 10 = 24. Ada sisa 24 elektron lagi. Maka masukkan pada kulit M yang jumlah elektronnya 18.

34Se : 2  8  18

Nah sisanya yakni: 34 – 28 = 6. Nah, sisa ini dimasukkan pada kulit N, yakni 6 saja.

34Se : 2  8  8  18  6

Sisa elektron berapa? 34 – 34 = 0. Berarti sudah selesai konfigurasinya.

Nah untuk elektron valensi adalah elektron yang berada pada kulit terluar. Alias elektron paling akhir/ujung. Pada 34Se, jumlah elektron paling akhir/ujung adalah 6. Berarti elektron valensinya adalah 6.

Kesimpulan:
konfigurasi elektron = 34Se : 2  8  8  18  6
Elektron valensi = 6

Contoh 7

Tuliskan konfigurasi elektron dan tentukan elektron valensi dari 85At.

Penyelesaian.

Nah, untuk menyelesaikan soal tersebut, pertama kita konfigurasikan terlebih dahulu ya. Pertama dimulai dari kuli K yang jumlah elektronnya 2.

85At : 2

Nah, sisa elektronnya berapa tuh? 85 – 2 = 83. Masih ada sisa 83. Berarti bisa dimasukkan kulit L yang jumlah elektronnya 8.

85At : 2  8

Sisa elektronya berapa lagi itu? 85 – 10 = 75. Ada sisa 75 elektron lagi. Maka masukkan pada kulit M yang jumlah elektronnya 18.

85At : 2  8  18

Nah sisanya yakni: 85 – 28 = 57. Nah, sisa ini dimasukkan pada kulit N, yang jumlah elektronnya 32.

85At : 2  8  18  32

Nah sisanya yakni: 85 – 60 = 20. Nah, sisa ini dimasukkan pada kulit O, yang sebenarnya jumlah elektronnya 50. Tapi, jika dimasukkan jumlah elektron 50 maka akan terjadi minus dan ini tidak boleh terjadi. Solusinya dimasukkan jumlah elektron 8 atau 18. Maka solusi yang paling baik adalah dimasukkan 18. Karena 18 mendekati 20.

85At : 2  8  18  32 18

Sisanya yakni: 85 – 78 = 7. Nah, sisa ini dimasukkan pada kulit N, yakni 7 saja.

85At : 2  8  18  32  18  7

Sisa elektron berapa? 85 – 85 = 0. Berarti sudah selesai konfigurasinya.

Nah untuk elektron valensi adalah elektron yang berada pada kulit terluar. Alias elektron paling akhir/ujung. Pada 85At, jumlah elektron paling akhir/ujung adalah 7. Berarti elektron valensinya adalah 7.

Kesimpulan:
konfigurasi elektron = 85At : 2  8  18  32 18  7
Elektron valensi = 7

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here