Kenangan Tanpa Gambar

4 tahun yang lalu aku mengikuti Program Kuliah Lapangan (PKL), tempatnya memang tidak bagus, hanya sebuah desa sederhana yang penduduknya mungkin tidak banyak. Itulah desa Indrapura.

Walaupun berada di desa, aku tidak takut akan hal itu. Memang banyak sekali rumor yang mengatakan masyarakat desa itu tidak baik. Mereka akan menggunakan black magic agar kita tetap di desa. Atau menggunakan segala cara agar bisa menikahi anaknya. Oke, ini bukan FTV yang anak desa itu cantik banget.

Semua anggapan tersebut ditepis dan dengan semangat pergi ke Indrapura. Kami bertim, berjumlah 18 orang. Semuanya tidak takut akan rumor jelek tersebut.

Hari pertama di desa tersebut, semua rumor yang mengatakan kalau desa itu jelek sirna sudah. Yang kami dapati adalah warga yang sangat ramah. Dan anehnya, semua warga disana saling kenal mengenal. Memang, kami yang terbiasa tinggal di kota, saling mengenal seluruh penduduk sepertinya mustahil banget ya? Iya sih, di desa jumlah mereka sedikit.

Kami di sana mengajar dan mereka antusias. Mereka sangat berterimakasih atas kedatangan kami. Dan kami dapati, masih banyak anak-anak yang tidak menyentuh pendidikan. Atau walau sudah menyentuh pendidikan, namun perkembangan mereka lambat sekali. Hal ini dikarenakan mereka tidak fokus 100% mengajar, kebanyakan sehari mereka di ladang membantu orang tua.

Orang tua mereka menginginkan anak mereka pintar dan sukses. Namun mereka tidak iba melihat orang tua yang banting tulang.

Kami datang memberikan pengajaran. Awalnya hanya orang tua yang menerima kami. Anak-anak tidak suka dengan kami. Tapi lama-kelamaan, mereka semakin suka. Mereka juga semakin aktif belajar.

Mereka mulai merasakan manfaat dari belajar. Lambat laun, mereka bersemangat sekolah. Kalau di kota, melihat anak yang pergi ke sekolah itu biasa saja. Namun di pedesaan ini, melihat mereka pergi ke sekolah merupakan kebahagiaan yang tiada tara. Aku ingat, salah satu teman aku sempat menangis karena kebahagiaan tersebut.

Namun kami tidaklah lama di sana, hanya beberapa bulan saja. Waktu kami terbatas, seandainya kami punya waktu lama, kami akan mempunyai kenangan banyak. Hari terakhir, kami tidak menyangka kalau para orang tua dan anak mencegah kami. Tapi bukan dengan black magic.

Mereka datang ke tempat kami, mereka meminta supaya kami tetap di desa tersebut, jangan pergi. Para anak-anak bahkan ada yang menangis. Aku juga dikurung di dalam kamar sendirian oleh anak-anak karena tidak rela aku pergi.

Sedih memang, siapa yang tidak sedih akan perpisahan. Namun, perpisahan tersebut akan selalu ada. Aku berusaha untuk tegar, tidak, kami berusaha untuk tegar. Di depan mereka kami tidak menunjukkan ekspresi kesedihan. Namun, ketika mereka pergi meninggalkan pergi, kami menunjukkan kesedihan yang teramat dalam.

Sayangnya, hanya sedikit foto akan kenangan tersebut. Entahlah, apakah mungkin kami yang terlalu asyik menikmati indahnya desa atau memang kamera tidak ada yang bagus, sehingga tidak ada foto.

Ini adalah foto yang berhasil ditangkap ketika PKL dulu.

kenangan tabpa gambar

Jadi, seandainya waktu diulang, aku ingin menggunakan sebuah smartphone untuk menyimpan kenangan tersebut. Ya … walaupun mungkin smartphone tersebut belum launching 4 tahun lalu. Namanya khayalan, hehe. Ialah HUAWEI nova 3i.


Huawei nova 3i

Ada beberapa kelebihan dari HUAWEI nova 3i yang membuat aku ingin memilikinya. Walaupun belum berhasil dimiliki, hahaha, yakni:

1. Teknologi dengan Quad AI Camera

Kamera AI dengan 24 MP + 2 MP pada kamera depan dan 16 MP + 2 MP di kamera belakang. Melihat spesifikasi di atas kertas tentu menjanjikan. Namun bagaimana dengan di lapangan? Dengan teknologi AI mampu menghasilkan foto yang mengesankan dengan kejernihan tinggi dan efek bokeh. Efek bokeh ini bukan sekadar ngeblur doang, tapi memang terlihat natural banget.

Jadi, sangat pas untuk menangkap momen spesial. Kalau aku bayangkan nih, tidak banget gitu, momen spesial namun menghasilkan foto kurang bagus. Maunya momen spesial, foto untuk kenangan juga spesial, yeee.

2. Design dengan Sentuhan Magis

HUAWEI nova 3i menyediakan 3 model warna: Black, Iris Purple, dan Camaro. Corak warna yang indah di belakang dengan kaca dan bingkai metal di tengah sehingga menampilkan kesan gagah.

Kalau aku sukanya Iris Purple. Jadi pada kaca belakang seperti pelangi gitu, warna-warni. Kesannya, memegang smartphone mahal, padahal harganya terjangkau banget.

Selain itu, memberikan pengalaman visual yang luar biasa. Android dengan layar 6,3 inch FHD (2234 x 1089), memberikan pandangan yang luas namun … pas di kantong. Loh kok bisa? Karena layar HUAWEO nova 3i hampir bezel less. Jadi sisi samping, atas, dan bawah hampir seluruhnya layar.

3. Chipset Kirim 710 12 nm dan GBU Turbo

Chipset Kirim 710 berteknologi 12 nm memberikan hasil responsif bagus. Memberikan pengalaman bermain yang maksimal pada android. Ditambah teknologi AI GBU Turbo. Jadi, kegiatan main game akan lancar selancar-lancarnya. Seperti mesin turbo, cepat tanpa halangan.

Dan juga memberikan transisi lembut antara 4G dan Wi-Fi sehingga memberikan pengalaman gaming terbaik. Ada juga fitur Mode uninterrupted gaming, sehingga mampu menyembunyikan notifikasi saat bermain game.

4. Memory Internal 128 GB

Berdasarkan pengalamanku nih, memory internal tuh mudah banget penuh. Walaupun memory internal 32 BG, tetap aja penuh. Aduh … memang penyimpanan ini bikin pusing.

Nah ini, HUAWEI Nova 3i memberikan memory internal sebanyak 128 GB, wah … langsung ngiler tuh. Teknologi kamera yang canggih, hasil foto yang menakjubkan, tentu memberikan size foto yang tidak kecil. Memory internal yang besar sangat dibutuhkan. Ya … di atas 64 GB dong.

Selain itu, smartphone ini tidak termasuk kelas flagship. Walaupun storage 128 GB, smartphone ini adalah kelas menengah. Artinya, cukup terjangkau untuk membeli HUAWEI Novel 3i.

5. Mendukung Super Slow Motion 480 Frame per Detik

Untuk tambahan nih, ini juga yang membuatku ngiler. Mendukung 16X super slow motion. Wah … setiap gerakan yang kita dapat menjadi gerakan lambat gitu, hoho. Jadi pingin deh buat video aku melempar bole basket ke keranjang dengan super slow motion. Hoho aku pasti keren tuh.

6. Harga Terjangkau

6 Cara Mudah Berhemat Uang Bisa Dilakukan Setiap Hari

Ok ini yang terakhir dan sangat sensitif. Tidak semua orang kelebihan uang, dan memang kalau orang tersebut kelebihan uang, mereka tidak suka menghambur-hamburkan uang. Jadi, smartphone kelas flagship dengan harga kelas menengah itu menggoda banget.

Bisa dibilang HUAWEI nova 3i disebut smartphone termurah di kelasnya dengan storage 128GB.

Harganya berada di kisaran 4 jutaan.


Video Review HUAWEI Nova 3i


Video Kenangan Tanpa Gambar

Hehe, walaupun tidak ada foto yang kami tangkap di saat PKL, tapi kami berhasil merekam video pendek. Ya, videonya bukan video spesial. Hanya sebuah video sederhana ketika senam pagi. Tapi, dengan video ini, rasa dari kekesalan karena tidak menangkap momen berharga sedikit terobati.

Berikut Videonya

 


Referensi

  • Consumer.huawei.com
  • Nurulnoe.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here