Kimia Kaidah dan Tiga Penyimpangan Aturan Oktet

Kaidah dan Tiga Penyimpangan Aturan Oktet

Atom-atom selain pada unsur gas mulia (VIIIA) itu tidak stabil. Maka atom-atom tersebut cenderung untuk menstabilkan diri. Caranya, dengan berusaha agar elektron terluar berjumlah 2 atau 8 sesuai dengan jumlah elektron valensi gas mulia.

Kaidah Oktet

Atom akan selalu berusaha untuk mencapai kesetimbangan. Untuk mencapai kesetimbangan tersebut, sebagian besar atom berusaha untuk mempunyai delapan elektron kulit terluar (oktet). Oleh karena itu, atom-atom akan melakukan suatu ikatan kimia (ikatan ion atau kovalen).

Namun perlu dicatat bahwa beberapa atom yang jumlah elektronnya sedikit seperti: 1H, 2He, 3Li itu tidak mungkin untuk mencapai delapan elektron kulit terluar. Maka atom-atom tersebut berusaha mencapai dua elektron (duplet).

Oktet : atom berusaha mempunyai 8 elektron pada kulit terluar.
Duplet : atom berusaha mempunyai 2 elektron pada kulit terluar.

 
Aturan tentang kestabilan struktur dengan 8 elektron valensi dikemukakan oleh Lewis dan Kossel, dikenal sebagai Aturan Oktet. Bunyinya yakni, “Kebanyakan atom-atom dikelilingi 8 elektron jika atom-atom berikatan dengan atom lain.” Namun perlu diperhatikan bahwa Aturan Oktet tidak berlaku pada atom 1H, 2He, 3Li.

Penyimpangan Aturan Oktet

Namun, tentu ada penyimpangan terhadap Aturan Oktet tersebut. Secara umum, ada 3 penyimpangan pada Aturan Oktet, yakni:

1. Spesi pada Jumlah Elektron Ganjil

Penyimpangan ini terjadi pada elektron valensi pada struktur lewis merupakan ganjil. Untuk mengetahui hal tersebut, ada dua ciri menandakan penyimpangan, yaitu:

  • Paling sedikit terdapat satu elektron tidak berpasangan.
  • Paling sedikit terdapat satu atom yang tidak mempunyai konfigurasi elektron oktet.

Contohnya terdapat pada molekul NO2. Jumlah elektron valensinya 17. Oleh karenanya, struktur lewis dapat dibuat dengan kemungkinan berikut:

2. Oktet tidak Lengkap

Penyimpangan ini terjadi pada molekul atom yang kurang 8 elektron. Contohnya terdapat pada BF3. Atom B dengan 3 elektron valensi dapat berikatan dengan 3 atom F.

3. Oktet Berkembang

Penyimpangan ini terjadi pada molekul dengan atom pusat dikelilingi lebih 8 elektron. Contohnya terdapat pada PCl5. Atom P mempunyai 5 elektron valensi dapat berikatan dengan 5 atom Cl.

Pada molekul PCl5, atom pusat P dikelilingi oleh 10 elektron. Artinya, atom P tidak memenuhi dari kaidah oktet.

Namun yang perlu diingat! Sebagian besar atom-atom cenderung ingin mencapai delapan elektron (oktet) kulit terluar.