Hubungan Saraf Neuron dengan Kemampuan Belajar dan Menghafal

Banyak peneliti mempertanyakan bagaimana otak mampu memahami sesuatu dan menghafal. Bagaimana kerja saraf neuron yang sedemikian rumit. Penelitian dan penelitian terus dilakukan untuk menjawab hal tersebut.

Sebelumnya, para peneliti sepakat bahwa bagian otak yang diberi nama Hippocampus memiliki andil dalam proses pembelajaran dan menghafal. Karena di berbagai penelitian yang dilakukan. Setiap terjadi proses pembelajaran dan menghafal, Hipppcampus ini yang bekerja.

Namun, masalah muncul selanjutnya, saraf di Hippocampus tersebut sangat banyak. Dari banyak saraf Hippocampus tersebut, dimanakah saraf yang bekerja ketika belajar dan menghafal? Karena tidak semua bekerja ketika belajar dam menghafal.

Sebuah penelitian terbaru menemukan hubungan Hippocampus dan saraf neuron yang dinamakan Pavlovian. Hasilnya menunjukkan ketika proses belajar dan menghafal, Hippocampus dan Pavlovian saling berhubungan. Ada sebuah daya yang menyebabkan kedua saraf neuron tersebut saling berhubungan.

Hal ini tentu memberikan sebuah pencerahan mengenai misteri mengenai kerja otak ketika belajar dan menghafal. Dengan adanya penemuan tersebut, diharapkan penelitian selanjutnya ditemukan cara yang efektif untuk memberi kesempatan kedua bagi mereka yang mempunyai riwayat berpikir lambat. Dengan adanya cara untuk menghubungkan Hippocampus dan Pavlovian, diharapkan kemampuan berpikir dan menghafal seseorang semakin bertambah. Mungkin juga mampu menyembuhkan bagi mereka yang memiliki penyakit menyebabkan berpikir dan menghafal terhambat.

Referensi:
Yuxin Zhou, Liyan Qiu, Haiying Wang, Xuanmao Chen. 2020. Induction of activity synchronization among primed hippocampal neurons out of random dynamics is key for trace memory formation and retrieval. The FASEB Journal, DOI: 10.1096/fj.201902274R