Apakah ada Hibridisasi Orbital dsp2 atau sp2d dan Bagaimana terjadi?

Mungkin ada sebagian dari kita yang kebingungan. Memangnya ada namanya hibridisasi orbital dsp2 atau sp2d? Beberapa referensi buku kadang tidak dicantumkan hibridisasi orbital dsp2 atau sp2d. Tapi beberapa referensi mencantumkan hibridisasi orbital dsp2 atau sp2d.

Memangnya hal tersebut mungkin terjadi? Itulah mungkin pertanyaan yang terjadi. Tapi memang mungkin terjadi. Hibridisasi orbital dsp2 atau sp2d khusus terjadi pada senyawa dengan atom pusat golongan 3-12 (golongan 3-12 bisa juga disebut golongan IB-VIIIB, atau bisa juga disebut golongan B) dengan dikelilingi oleh ligan kuat.

Sehingga ada beberapa senyawa yang menghasilkan satu elektron yang tidak berpasangan. Tapi ada juga yang menghasilkan semua orbital pada s, p, dan d diisi elektron keseluruhan.

Misalkan pada contoh [Cu(NH3)4]2+.

29Cu: 1s2 as2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d9

Dikarenakan atom Cu pada [Cu(NH3)4]2+ adalah Cu2+ sehingga konfigurasi Cu.

29Cu: 1s2 as2 2p6 3s2 3p6 4s0 3d9

Hibridisasi Orbital [Cu(NH3)4]2+

Catatan: Dikarenakan NH3 merupakan ligan kuat menyebabkan satu elektron pada orbital d berpindah ke orbital p.

Orbital hibrida: sp2d atau dsp2.
Bentuk geometrik: Bujur sangkar.

Misalkan lagi pada contoh [Ni(CN)4]2-.

28Ni: 1s2 as2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d8

Dikarenakan atom Cu pada [Ni(CN)4]2- adalah Ni2+ sehingga konfigurasi Ni.

28Ni: 1s2 as2 2p6 3s2 3p6 4s0 3d8

Hibridisasi orbital [Ni(CN)4]2-

Catatan: Dikarenakan CN merupakan ligan kuat menyebabkan satu elektron pada orbital d berpindah ke orbital d pada tingkat energi yang berbeda sehingga menyebabkan pasangan elektron.

Orbital hibrida: sp2d atau dsp2.
Bentuk geometrik: Bujur sangkar.