7 Hal Yang Benar Dialami anak Rumahan

Anak rumahan, entah kenapa nyaman gitu suasana rumah. Dimana orang lain rumah adalah tempat untuk istirahat, selain itu, refreshing misalnya mencari di luar rumah. Tapi anak rumahan, refreshing terbaik adalah rumah.

Bahkan nih, kalau ada acara untuk meninggalkan rumah rasanya berat sekali. Magnet untuk tetap tinggal di rumah terlalu besar. Kalau misalnya terpaksa meninggalkan rumah, biasanya tuh tidak lama.

Maka dari itu, banyak hal yang dialami anak rumahan. Baik itu yang menyenangkan ataupun tidak. Penilaian orang pun berbeda-beda mengenai anak rumahan ini. Ada yang bilang anak rumahan adalah anak baik, namun ada juga mengatakan anak tidak baik karena tidak mengenal dunia luar.

1. Dikira Kurang Pergaulan

Sad Icon

Nah ini pasti dirasa setiap anak rumahan. Orang-orang tuh merasa anak rumahan itu kurang pergaulan. Dan … memang itu benar saja. Karena tinggal di rumah saja, bagaimana mau bisa bergaul. Punya teman pun hanya beberapa saja.

Memang kalau dipikir-pikir, teman anak rumahan bisa terhitung jari. Mereka bermain pun tidak jauh dari rumah. Tapi kalau dipikir-pikir, teman-teman anak rumahan itu setia banget. Ada terus di waktu senang maupun susah. Tidak kayak teman biasanya, hanya ada saat senang saja.

Nggak apa-apa deh dibilang kurang pergaulan, yang penting punya teman sejati. Banyak orang berusaha mencari teman sejati di luar rumah, justru yang didapat teman menusuk dari belakang.

2. Dicap Sebagai Anak Manja

Baby Icon

Iya sih, inipun tidak bisa dihindari. Kelihatan kalau misalnya ada kegiatan yang memaksa untuk meninggalkan rumah. Misalnya ada studi bersama di luar kota. Kelihatan banget kalau anak rumahan itu tidak bisa apa-apa.

Misal kalau anak yang terbiasa bergaul ke luar rumah, dia sudah tahu pakaian apa yang harus dibawa. Maka yang dibawa adalah pakaian sedikit mungkin dengan fungsi yang sesuai. Anak rumahan, karena tidak tahu apa yang harus digunakan, akhirnya pakaian yang dibawa banyak banget.

Belum lagi ketika hendak tidur. Rasanya gelisah gitu. Walaupun mungkin tempat tidur di penginapan lebih empuk dibandingkan di rumah, tapi tetap gelisah. Jadinya ya, kelihatan banget anak manja. Sebenarnya bukan manja, hanya karena kurang pengalaman saja, hehe.

3. Rumah adalah Istana

School Icon

Mungkin bagi orang lain, rumah adalah tempat numpang tidur. Kalau anak rumahan, rumah adalah gudang kesenangan. Banyak banget hal yang menyenangkan dilakukan di dalam rumah. Misalnya bersih-bersih rumah.

Entah kenapa gitu, lebih senang berada di dalam rumah dibandingkan di luar rumah. Selain rumah memang tempat yang aman. Kalau hujan, tidak kehujanan. Kalau dingin, tinggal ambil selimut. Kalau kepanasan, tinggal hidupkan AC/kipas angin.

Ada magnet tersendiri mengapa rumah begitu istimewa. Walaupun rumah yang ditinggali tidak mewah, tapi tetap banyak hal yang menyenangkan di sana. Apalagi keluarga yang harmonis, rumah serasa istana.

4. Uang Tabungan Menggunung

Magic Icon

Kelemahan orang yang sering keluar rumah adalah tabungan sering menipis. Bayangkan saja, kalau bermain di luar rumah, tentu membutuhkan uang. Biaya untuk transportasi, biaya untuk makanan, biaya untuk penginapan jika menginap, biaya lain-lain, dan tentu saja itu tidak sedikit.

Sehingga uang tabungan tidak ada. Bahkan ada beberapa kasus anak yang suka bermain di luar rumah sering minjam uang ke temannya. Hanya untuk bermain ke luar rumah, uang yang dihabiskan tidak sedikit.

Kalau di rumah, biaya yang dibutuhkan tidak banyak. Apalagi yang tinggal bersama orang tua. Sudah hidup disubsidi orang tua, pengeluaran yang paling besar paling biaya untuk jajan, dan itu tidak setiap hari dilakukan.

Makanya wajar uang tabungan anak rumahan menggunung.

5. Bingung Harus Berbuat Apa di Luar Rumah

sad icon

Ada kalanya nih, karena sering berdiam di rumah, sehingga banyak orang rumah menginginkan anak rumahan untuk mencari dunia luar. Hehe, banyak kejadian nih. Tiba-tiba saja ibu menyuruh untuk keluar rumah, cari kehidupan di sana.

Tapi ketika keluar rumah, bingung mau ke mana. Apalagi teman tidak bisa dihubungi pula. Atau teman yang punya adalah anak rumahan juga. Jadi bingung tuh mau ngapain di luar rumah. Nggak ada tuh hal yang menyenangkan di luar rumah rasanya.

Kalau di dalam rumah difasilitasi dengan wifi, tiba-tiba di luar rumah tidak ada wifi, rasanya stress banget tuh. Hehe,

6. Hobi Anak Rumahan

Hobi anak rumahan tidak jauh-jauh dari kegiatan di dalam rumah. Misalnya membaca, memasak, menjahit, menyulam, game, dll. Jarang deh ada anak rumahan yang hobinya naik gunung atau pantai.

Apalagi kalau di rumah ada fasilitas wifi, menikmati fasilitas internet bakal digunakan secara maksimal. Mau itu bermain game online, streaming video, baca artikel blog, ataupun bermain media sosial.

Iya … bagus sih hobi demikian. Yang penting hobi dimiliki itu positif. Banyak tuh hobi anak sering ke luar rumah tidak baik, seperti hobi tawuran, minuman keras, berjudi, dll. Jarang banget deh anak rumahan terkena hobi negatif.