Diet Flavonoid Mampu Mengurangi Risiko Kanker dan Serangan Jantung

Dengan mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung flavonoid, seperti apel dan teh mampu mengurangi risiko kanker dan serangan jantung. Partisipasi dalam kelompok penelitian ini adalah perokok dan pecandu alkohol.

Jadi, sebanyak 53.048 partisipan perokok dan pecandu alkohol dengan usia lebih dari 23 tahun, mengikuti penelitian ini. Partisipan diberikan makanan yang mengandung flavonoid sembari mengurangi kebiasaan merokok dan alkohol.

Hasilnya, kesehatan para partisipan meningkat drastis dibanding mereka dahulu. Kesehatan yang memulai membaik dan kabar baiknya, beberapa dari partisipan mampu mengurangi risiko serangan jantung. Hal ini hasil yang menakjubkan.

Para partisipan diberikan sekitar 500mg flavonoid dalam satu hari. Tentu bukan hanya satu jenis bahan makanan saja. Dengan menggunakan makanan yang berbeda untuk menghindari kebosanan. Seperti: satu gelas kopi, satu buah apel, satu buah jeruk, 100g blubery, 100g brokoli.

Flavonoid memang diketahui zat anti kanker, anti serangan jantung, antioksidan dan banyak lagi manfaatnya. Flavonoid adalah metabolis sekunder yang dihasilkan oleh tumbuhan dalam bentuk buah dan sayuran.

Konsumsi rokok dan alkohol mampu memberikan dampak negatif. Cara efektif untuk mengembalikan kesehatan mereka dengan rutin konsumsi flavonoid. Namun kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol juga harap dikurangi.

Daftar Pustaka:
Nicola P. Bondonno, Frederik Dalgaard, Cecilie Kyrø, Kevin Murray, Catherine P. Bondonno, Joshua R. Lewis, Kevin D. Croft, Gunnar Gislason, Augustin Scalbert, Aedin Cassidy, Anne Tjønneland, Kim Overvad, Jonathan M. Hodgson., 2019. Flavonoid intake is associated with lower mortality in the Danish Diet Cancer and Health Cohort. Nature Communications, 10 (1) DOI: 10.1038/s41467-019-11622-x