Akhiran Kalimat ne dan yo dalam Bahasa Jepang

Pada bagian ini, saya akan membahas beberapa kata yang sering diucapkan di akhir kalimat. Kata-kata ini diucapkan dengan tujuan untuk memperhalus nuansa percakapan sehingga kalimat yang diutarakan oleh pembicara tidak terdengar terlalu kaku atau formal. Kata-kata ini hanya bisa digunakan dalam percakapan dan tidak bisa dipakai dalam tulisan. Akhiran “-ne” Penambahan -ne di akhir kalimat… Continue reading

Kata Ganti Orang Pertama Jamak dalam Bahasa Jepang

Kata “watashitachi” merupakan kata yang umum dan standar digunakan ketika menyatakan beberapa orang termasuk pembicara sendiri Kami/Kita わたしたち watashitachi Kata ganti orang pertama jamak lainnya yang sering dipakai dalam situasi non-formal antara lain sebagai berikut : Atashitachi Bokutachi Oretachi Bokura Orera “Atashitachi” hanya digunakan jika pembicara adalah perempuan sedangkan “bokutachi“, “bokura“, “oretachi“, dan “orera” hanya… Continue reading

Memperkenalkan Orang Lain dalam Bahasa Jepang

Saat hendak memperkenalkan orang lain, kita tidak perlu mengucapkan “hajimemashite” dan “yoroshiku onegaishimasu“. Kita cukup mengatakan identitas orang yang hendak diperkenalkan. Menyebutkan Nama Orang Lain a. Jika yang diperkenalkan adalah laki-laki : かれ の なまえ は [nama orang] です。 Kare no namae wa [nama orang] desu. Nama dia [nama orang] Contoh : かれ の なまえ は たけし です。 Kare no namae wa Takeshi desu. Nama dia… Continue reading

Bentuk Superlatif Dalam Bahasa Jepang

Untuk menyatakan bahwa suatu benda memiliki sifat yang sangat berlebih, digunalan pola [ totemo + kata sifat bentuk positif] Contoh : とても ひろい Totemo hiroi Sangat luas >とても ひろい うち Totemo hiroi uchi Rumah yang sangat luas リナさん の うち は とても ひろい うち です Rina-san no uchi wa totemo hiroi uchi desu Rumah Rina adalah rumah yang sangat luas とても しずか Totemo Shizuka Sangat tenang とても しずかな ひと Totemo… Continue reading

Bentuk Larangan Dalam Bahasa Jepang

Ketika melarang lawan bicara melakukan sesuatu, digunakan bentuk “-naide kudasai“. Pola kalimatnya adalah [kata kerja kamus bentuk negatif] + de kudasai] Contoh : 合わないで ください! Awanaide kudasai ! Jangan bertemu ! 書かないで ください! Kakanaide kudasai ! Jangan menulis ! 泳がないで ください! Oyoganaide kudasai ! Jangan berenang ! 待たないで ください! Matanaide kudasai ! Jangan tunggu ! 帰らないで ください! Kaeranaide kudasai !… Continue reading

Test Potensi Akademik – Perbandingan

Perbandingan adalah membandingkan dua nilai atau lebih dari suatu besaran yang sejenis dan dinyatakan dengan cara yang sederhana. Perbandingan a ke b dinyatakan dalam : a : b atau a/b  a : b = c : d atau a/b = c/b Jenis-jenis perbandingan menurut banyaknya variabel 1. Perbandingan dua nilai Mencari nilai A jika B… Continue reading

Another, Others, The Other & The Others

Another Another awalnya muncul pada abad ke 16. Another dipercaya berasal dari an other yang kemudian digabung menjadi another . Another merupakan indefinite berupa singular Another digunakan untuk membicarakan satu orang atau satu hal lain dari yang sudah ada Another dapat digunakan sebelum penanda jamak dengan angka Another dapat menjadi kata sifat (Adjective) dan kata benda (Noun) Contoh : My current phone is broken,… Continue reading

Soal Materi Causative

Causative verb digunakan untuk menyatakan kegiatan menyuruh atau membuat objek lain melakukan suatu kegiatan atau dikenai pekerjaan 1. “There are students who want to take the new course” “… before Friday, please.” A. To register B. Registration C. Having registered D. Have them register Kunci : D 2. “Where is your car?” ” I …….. Continue reading

Bahasa Jepang – Partikel to

Partikel to [と] memiliki arti “dengan” Contoh : Haha wa chichi to daidokoro de hanashite imasu 母 は 父 と 台所 で 話して います Ibu sedang berbicara dengan Ayah di dapur Kinou watashi wa koiboto to futari de eiga o mimashita 昨日 私 は 恋人 と 二人 で 映画 を 見ました kemarin saya menonton film berdua dengan pacar Anata wa dare to kaerimasuka あなた は 誰 と 帰りますか Kamu akan pulang dengan siapa ?

Bahasa Jepang –Penggunaan Kata “Mashou”

Akar — masu + mashou Akar — masu + mashou & akar – masu + mashouka (kalimat tanya) adalah kata kerja yang menyatakan penawaran, keinginan atau ajakan . Yang dinamakan akat – masu adalah menghilangkan kata – masu pada bentuk masu. Contoh : Saa, ima ikimashou さあ、いま 行きましょう Baiklah, mari  kita pergi sekarang ! Tabemashou !… Continue reading