Hidrokarbon dan Tata Nama Senyawa Alkana, Alkena, Alkuna

Singkatnya, hidrokarbon merupakan senyawa kimia yang terdiri dari dari dua unsur, yakni Karbon (C) dan Hidrogen (H) dan mampu membentuk rantai panjang. Jadi seperti menjadi rantai karbon. Misalnya adalah C2H6 (etana) sehingga senyawa kimianya yakni CH3­ – CH3. Nah jadi atom karbon saling berikatan satu sama lain. Inilah kelebihan dari unsur karbon. Unsur karbon mampu berikatan… Continue reading

Tata Nama Senyawa Alkuna

Kali ini mempelajari tata nama senyawa alkuna. Apa itu senyawa alkuna? Alkuna adalah hidrokarbon yang memiliki rangkap 3. Contohnya: Etuna Senyawa Alkuna Nah sebelum berangkat ke tata nama senyawa alkuna, harus tahu dulu nama-nama alkuna, yang dimulai dari C2 – C10. Rumus umum senyawa alkuna yakni: CnH2n-2 n= banyaknya atom C Rumus Molekul Nama Alkuna… Continue reading

Tata Nama Senyawa Alkena

Kali ini mempelajari tata nama senyawa alkena. Apa itu senyawa alkena? Alkena adalah hidrokarbon yang memiliki rangkap 2. Contohnya: Etena Senyawa Alkena Nah sebelum berangkat ke tata nama senyawa alkena, harus tahu dulu nama-nama alkena, yang dimulai dari C2 – C10. Kenapa dimulai dari C2 (C2H4) sedangkan alkana dimulai dari C1 (CH4). Karena untuk C1,… Continue reading

Catatan Penting Tetapan Kesetimbangan Kimia

Tetapan kesetimbangan dilambangkan dengan Kc atau K yang menunjukkan koposisi hasil reaksi dan pereaksi pada keadaaan setimbang. Dimana, untuk suatu reaksi kesetimbangan: Maka tetapan kesetimbangan yakni: Catatan Penting Kesetimbangan (K) Nah, ada beberapa catatan penting untuk kesetimbangan: Jika K > 1, maka hasil reaksilebih banyak dibandingkan pereaksi. Jika K < 1, maka pereaksi lebih banyak dibandingkan hasil reaksi. Yang dimaksud pada… Continue reading

Cara Menghitung Tetapan Kesetimbangan Konsentrasi (Kc)

Nah sebelum melakukan perhitungan tetapan kesetimbangan berdasarkan konsentrasi (Kc), maka perlu diketahui untuk dasarnya nih. Untuk reaksi kesetimbangan berikut: Maka tetapan kesetimbangannya adalah: Perhitungan Kesetimbangan Semua masalah pada perhtungan kesetimbangan berdasarkan konsentrasi (Kc) dapar diselesaikan dengan melakukan langkah kerja di bawah ini: Tulislah persamaan reaksinya (setarakan kalau tidak setara). Buat tabel m,b,s (mula-mula, bereaksi, setimbang)…. Continue reading

Reaksi Kesetimbangan Homogen dan Heterogen Beserta Pengertiannya

Nah pada reaksi kesetimbangan atau biasa disebut reaksi reversibel adalah reaksi dimana zat pada ruas kanan (hasil reaksi) dapat bereaksi kembali membentuk zat di ruas kiri (pereaksi). Atau biasa disebut reaksi bolak-balik. Keadaan setimbang terjadi apabila kecepatan reaksi ke kanan sama dengan reaksi ke kiri. Pada keadaan tersebut konsentrasi zat tidak dapat berubah sehingga dapat… Continue reading

Cara Menulis Struktur Lewis pada Ikatan Kovalen

Perlu diketahui bahwa struktur Lewis pada beberapa molekul kovalen dan ion poliatomik sangat berguna, antara lain: mempelajari bentuk molekul atau ion. Cara untuk menulis rumus Lewis ini dapat dibagi dalam beberapa tahap. Meskipun tidak semuanya mudah sih dalam menulis rumus Lewis. Beberapa tahapan cara menulis struktur Lewis: Tentukan terlebih dahulu atom pusatnya. Hitung pada semua… Continue reading

Cara Menentukan Muatan Formal pada Ikatan Kimia

Pada ikatan kimia, akan ada istilah muatan formal. Ituloh kalau diperhatikan pada ikatan kovalen, ada struktur yang tidak mengikuti kaidah oktet. Jadi senyawanya nggak ada dong? Secara teori sih tidak bisa, tapi kenyataannya, senyawanya ada. Misalnya CO. Teori Dulu Muatan formal merupakan suatu perhitungan yang dapat digunakan di struktur Lewis untuk menentukan muatan dari atom-atom… Continue reading

Jenis-Jenis Ikatan Kovalen – Ikatan Kimia

Ikatan kovalen adalah ikatan yang terjadi karena pemakaian bersama pasangan elektron secara bersama. Biasanya ikatan kovalen terbentuk antara sesama atom nonlogam yang sama-sama ingin menangkap elektron agar stabil. Pada ikatan kovalen, masing-masing atom yang berikatan menyumbang jumlah elektron yang sama. Nah pada ikatan kovalen ini, ternyata dibagi atas 3, yaitu ikatan kovalen polar, ikatan kovalen… Continue reading

Ikatan Ion dan Ikatan Kovalen pada Ikatan Kimia

Atom-atom selain unsur gas mulia (VIIIA) itu tidak stabil. Maka atom-atom tersebut cenderung untuk menstabilkan diri. Caranya, dengan berusaha agar elektron terluar berjumlah 2 atau 8 sesuai dengan jumlah elektron valensi gas mulia. Caranya, menggunakan teknik ikatan ion atau ikatan kovalen. Jika elektron valensi 1, 2, atau 3, atom melepas elektron. Jika elektron valensi 4,… Continue reading