Larutan Penyangga (Buffer) – Pengertian, Rumus, dan Contoh Soal

Aplikasi pada larutan penyangga ini dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti pada darah yang dapat menstabilkan pH dalam darah meskipun nutrisi/asupan makanan yang dimakan sehari-hari berbeda ataupun pada air ludah yang dapat beradaptasi dalam mulut. Pada prinsipnya larutan penyangga berfungsi untuk menstabilkan pH. Pengertian Larutan Penyangga Larutan Penyangga atau Buffer adalah suatu larutan yang dapat… Continue reading

Keterbataan dan Kekurangan Teori Asam Basa Arrhenius

Mari kita melihat reaksi antara asam klorida (HCl) dengan air. Asam klorida tersebut dapat dinetralkan dengan larutan natrium hidroksida (NaOH) maupun amonia (NH3). Pada kedua reaksi tersebut, reaksi asam klorida dengan natrium hidroksida maupun asam klorida dengan amonia, akan didapat larutan reaksi yang jernih dan dapat dikristalkan menjadi garam putih. Kedua reaksi tersebut terlihat sangat… Continue reading

Teori Asam Basa Arrhenius, Bronsted Lowry, Lewis

Senyawa asam dan basa sangat mudah dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Misalkan pada senyawa asam dengan ciri khas mempunyai rasa masam, contohnya asam cuka, vitamin C, jeruk nipis, dll. Pada senyawa basa dengan ciri khas mempunyai rasa pahit dan licin bila dipegang, contohnya detergen, pasta gigi, kapur sirih, dll. 1. Teori Asam Basa Arrhenius Svante Agust… Continue reading

Satuan Fisik dan Satuan Kimia pada Konsentrasi Larutan

Konsentrasi kelarutan adalah jumlah zat pada setiap zat terlarut dalam satuan larutan atau pelarut. Maka beradasarkan jumlah zat terlarut dan pelarutnya, konsentrasi larutan dapat dibagi dua, yaitu: Konsentrasi larutan akan tinggi (pekat) apabila zat terlarut banyak sedangkan zat pelarut sedikit. Zat terlarut lebih banyak dibandingkan zat pelarut. Konsentrasi larutan akan rendah (encer) apabila zat terlarut… Continue reading

Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit

Larutan merupakan suatu yang bersifat homogen antara zat terlarut (solut) dengan pelarut (solven). Larutan tidak dapat lagi dipisahkan, sudah menyatu seutuhnya. Contohnya larutan gula, gula sebagai zat terlarut dan air sebagai zat pelarut. Nah pada larutan ini ternyata ada yang bisa menghantarkan arus listrik dan ada juga yang tidak bisa menghantarkan arus listrik. Contohnya adalah… Continue reading

Rangkuman Sistem Koloid – Pengertian, Jenis, Sifat dan Manfaat

Koloid adalah campuran bersifat antara larutan dan suspensi. Secara kasat mata terlihat mirip seperti larutan namun komponen penyusunnya masih dapat dilihat dengan mikroskop. Biasanya terlihat keruh. Contohnya air dan susu. Perbedaan Koloid, Larutan, dan Suspensi Secara umum, perbedaan mengenai koloid, larutan, dan suspense dapat dilihat pada tabel di bawah: Koloid Heterogen Dimensi antara 1 nm… Continue reading

Manfaat Koloid dan Kerugian yang Ditimbulkannya

Sistem koloid memiliki segudang manfaat yang bermanfaat pada kehidupan sehari-hari. Seperti proses pencucian darah pada pasien gagal ginjal maupun penjernihan air. Namun ada juga kerugian yang ditimbulkan seperti hampir keseluruhan partikel-partikel polutan yang ada di udara adalah partikel koloid. 1. Dialisis Pada proses penghilangan ion-ion mengganggu kestabilan koloid, dimana pada proses dialisis, sistem koloid dimasukkan… Continue reading

Pembuatan Sistem Koloid

Koloid merupakan campuran dengan sifat diantara larutan dan suspensi. Secara kasat mata terlihat mirip seperti larutan namun komponen penyusunnya masih dapat dilihat dengan mikroskop. Ukuran dimensi koloid berkisar 1-100 nm. Koloid bukan hanya terbentuk secara alami saja, namun bisa juga dengan pembuatan. Pembuatan sistem koloid ini umumnya dilakukan dengan dua cara, yaitu kondensasi dan dispersi…. Continue reading

Sifat-Sifat Koloid, Penjelasan Beserta contoh

Koloid adalah campuran bersifat antara larutan dan suspensi. Secara kasat mata terlihat mirip seperti larutan namun komponen penyusunnya masih dapat dilihat dengan mikroskop. Biasanya terlihat keruh. Contohnya air dan susu. Pada koloid ini mempunyai beberapa sifat di dalamnya seperti efek tyndal, gerak brown, elektroforesis, adsorpsi, dan koagulasi. 1. Efek Tyndal Efek Tyndal adalah peristiwa penghamburan… Continue reading

Pengertian Koloid Liofil dan Koloid Liofob Beserta Contoh dan Aplikasi

Koloid dengan fase pendispersi cair, yakni sol dapat dibedakan atas koloid liofil dan koloid liofob. Perbedaan koloid liofil dan koloid liofob berdasarkan atas interaksi antara fase terdispersi (zat terlarut) dan fase pendispersi (zat pelarut). Koloid Liofil dan Koloid Liofob Koloid liofil merupakan koloid dengan fase terdispersi suka menarik fase pendispersi. Hal ini disebabkan gaya tarik… Continue reading