Momen Ikatan dan Momen Dipol

1. Momen Ikatan Bila ikatan polar, seperti pada ikatan O–H, dibiarkan dalam medan listrik, maka ikatan mengalami sejumlah gaya balik tertentu. Gaya ini adalah secara sederhana mendorong medan listrik untuk membebaskan ikatan yang kurang polar. Momen ikatan adalah suatu ukuran kepolaran ikatan, dapat dihitung dari nilai gaya yang dialami oleh gaya tersebut, Momen ikatan didefinisikan… Continue reading

Ikatan Kovalen Polar

Atom dengan keelektronegatifan yang sama atau hampir sama membentuk ikatan kovalen. Ikatan kovalen adalah dimana kedua atom menerapkan tarikan yang sama atau hampir sama terhadap elektron ikatan. Jenis ikatan kovalen tersebut dinamakan ikatan nonpolar. Pada molekul yang organik, ikatan karbon dan ikatan hidrogen adalah jenis ikatan nonpolar yang paling umum. Beberapa senyawa yang mengandung ikatan… Continue reading

Energi Disosiasi Ikatan

Apabila atom saling berikatan hingga membentuk molekul maka ada energi yang dilepas (dalam bentuk kalor atau cahaya). Maka, untuk molekul agar terdisosiasi menjadi atom-atom, harus diberikan energi tingkat tertentu. Ada dua cara agar ikatan dapat terjadi disosiasi. Cara pemisahan ikatan yang pertama dengan cara heterolitik, dimana kedua elektron ikatan dipertahankan menjadi satu atom. Hasil pembelahan… Continue reading

Panjang Ikatan dan Sudut Ikatan Kovalen

Jarak yang memisahkan inti dari dua atom yang terikat secara kovalen disebut dengan ikatan kovalen. Panjang ikatan kovalen tersebut secara eksperimen berkisar 0,74 Å sampai 2 Å. Apabila dua atau lebih atom dalam satu ikatan molekul akan membentuk sudut ikatan. Besaran derajat sudut ikatan tersebut bervariasi berkisar 60o sampai 180o. Pada struktur organik mengandung lebih… Continue reading

Senyawa Siklik dan Rumus Poligon

Senyawa seperti CH3 CH2 CH2 CH3 dikatakan mempunyai atom karbonnya yang saling berhubungan dalam satu rantai karbon. Salah satu kelebihan atom karbon yakni atom karbon dapat disatukan membentuk cincin atau membentuk rantai. Atom karbon yang bersatu sehingga membentuk cincin disebut senyawa siklik. Struktur senyawa siklik biasanya dinyatakan dalam rumus poligon (segi banyak), yang merupakan rumus… Continue reading

Struktur Elektron dari Atom

Unsur-unsur yang paling penting bagi ahli kimia organik adalah karbon, hidrogen, oksigen, dan nitrogen. Keempat unsur ini ada di kedua periode pertama dari susunan berkala dan elektronnya terdapat dalam dua kulit elektron yang terdekat dengan inti. Setiap kulit elektron berhubungan dengan jumlah energi tertentu. Elektron yang dekat dengan inti lebih tertarik oleh proton dalam inti… Continue reading

Larutan Penyangga (Buffer) – Pengertian, Rumus, dan Contoh Soal

Aplikasi pada larutan penyangga ini dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti pada darah yang dapat menstabilkan pH dalam darah meskipun nutrisi/asupan makanan yang dimakan sehari-hari berbeda ataupun pada air ludah yang dapat beradaptasi dalam mulut. Pada prinsipnya larutan penyangga berfungsi untuk menstabilkan pH. Pengertian Larutan Penyangga Larutan Penyangga atau Buffer adalah suatu larutan yang dapat… Continue reading

Keterbataan dan Kekurangan Teori Asam Basa Arrhenius

Mari kita melihat reaksi antara asam klorida (HCl) dengan air. Asam klorida tersebut dapat dinetralkan dengan larutan natrium hidroksida (NaOH) maupun amonia (NH3). Pada kedua reaksi tersebut, reaksi asam klorida dengan natrium hidroksida maupun asam klorida dengan amonia, akan didapat larutan reaksi yang jernih dan dapat dikristalkan menjadi garam putih. Kedua reaksi tersebut terlihat sangat… Continue reading

Teori Asam Basa Arrhenius, Bronsted Lowry, Lewis

Senyawa asam dan basa sangat mudah dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Misalkan pada senyawa asam dengan ciri khas mempunyai rasa masam, contohnya asam cuka, vitamin C, jeruk nipis, dll. Pada senyawa basa dengan ciri khas mempunyai rasa pahit dan licin bila dipegang, contohnya detergen, pasta gigi, kapur sirih, dll. 1. Teori Asam Basa Arrhenius Svante Agust… Continue reading