7 Tips Persiapan Saat Menghadapi Ujian

Yang namanya belajar pasti bertemu dengan ujian. Rasanya tidak ada proses belajar tanpa ujian. Ujian itu penting banget untuk mengukur kemampuan siswa. Sudah sejauh mana dia mampu memahami setiap materi yang diajarkan.

Sebenarnya ujian itu tidak menakutkan. Karena hanya untuk mengukur, maka jika lulus, berarti petunjuk bahwa siswa itu sudah memahami materi. Langkah selanjutnya adalah memahami materi baru. Jika tidak lulus, maka perlu untuk mengulang materi sebelumnya agar lebih paham.

Namun, pada kenyataan sedikit menyimpang. Jika tidak lulus, maka bisa dibilang gagal. Jika seandainya dalam ujian tidak lulus, maka bisa jadi kehidupan sekolah jadi terhambat. Maka dari itu, lumayan banyak siswa yang panik ketika ujian tiba. Sehingga kadang melakukan segala cara agar mendapatkan nilai maksimal. Sehingga persaingan pun tidak terelakkan.

Jadi, bagaimana tips persiapan saat menghadapi ujian?

1. Ciptakan Suasana Belajar Nyaman

comfort love icon

Setiap orang memiliki suasana belajar nyaman yang berbeda-beda. Ada yang nyaman jika suasana tenang, tidak ada gangguan sedikitpun. Ada juga yang nyaman dengan suasana penuh dengan musik, baik itu musik klasik ataupun rock. Ada juga yang nyaman dengan suasana belajar kelompok.

Ada juga yang nyaman ketika malam hari, di saat semua orang tertidur lelap. Ada juga yang nyaman di pagi hari, mempersiapkan hari dengan penuh semangat. Ada juga yang nyaman di sore hari, setelah mendengarkan materi di sekolah, saatnya untuk mengulang materi.

Ciptakan suasana belajar nyaman. Pertama nyaman dulu, kalau sudah nyaman maka belajar pun jadi maksimal. Kalau suasana belajar tidak nyaman, tentu belajar jadi tidak maksimal. Kalau belajar tidak maksimal, maka hasil yang didapat saat ujian juga tidak maksimal.

2. Pahami bukan Menghafal

idea icon

Nah ini yang harus diingat. Pahami setiap materi pelajaran dan bukan menghafal. Kebanyakan siswa malah memilih untuk menghafal materi pelajaran. Karena memang itu adalah cara tercepat dan efisien. Namun, jika menghafal pelajaran, akan kewalahan jika tipe soal diganti. Inilah yang menjadi dilema pendidikan saat ini. Dikarenakan banyak yang fokus menghafal, maka kewalahan ketika soal yang dirubah sedikit.

Pahami materi, dengan memahami materi maka akan mudah mengerjakan soal ujian. Walaupun soal ujian nantinya dirubah sedikit, dengan memahami materi maka itu akan mudah. Walaupun mungkin, soal yang ada saat ujian tidak sama dengan apa yang dipelajari, maka itu tidak jadi masalah.

Sekali lagi ingat ya! Pahami materi. Pada saat belajar, jangan fokus menghafal pengertian ataupun menghafal kata-kata penting. Tapi juga memahami penyebab pengertian ataupun mungkin pengertian dari setiap kata-kata ataupun tanggal penting. Oh ya, memahami rumus abstrak juga penting banget. Ada beberapa tipe soal sains, harus menggunakan banyak rumus agar soal bisa terselesaikan.

3. Perbanyak Latihan Soal

Note Icon

Seorang atlet yang berbakat sekalipun, kalau tidak latihan tentu tidak akan berhasil. Latihan itu ibarat menempa pedang yang tajam. Awalnya besi itu tebal dan terlihat buruk. Namun dengan semakin sering ditempa, maka akan menjadi besi yang tajam dan indah. Latihan itu ibarat demikian.

Nah, kebanyakan dari siswa, belajar sih iya tapi malas latihan soal. Entah kenapa saat melihat soal tiba-tiba kepala jadi pusing. Dan memang itulah tujuan dari soal, buat kepala pusing, hahaha.

Mungkin awalnya kesulitan mengerjakan soal. Tapi setelah sering mengerjakan soal, maka lama-kelamaan akan ahli juga. Bahkan nih, kabar baiknya, orang yang sering latihan soal kemungkinan sukses dalam ujian sangat besar. Karena sebenarnya, tipe soal yang di latihan dan ujian tidak jauh beda.

4. Jangan Lupa Jaga Kesehatan

Sleep Icon

Nah ini juga sangat penting, bahkan penting banget. Kalau persiapan sudah maksimal. Materi pelajaran sudah dipahami seratus persen. Bahkan sudah banyak melakukan latihan soal. Tapi ketika ujian tiba, tubuh tiba-tiba badan sakit, rasanya percuma saja belajar.

Karena ketika sakit, tubuh tidak dalam kondisi maksimal. Otak sudah sibuk tuh mengurus tubuh, bagaimana caranya membasmi virus dan bakteri jahat. Nggak ada tuh otak sibuk memikirkan ujian. Jadinya, apa yang dipelajari jadinya hilang begitu saja.

Jadi, jangan lupa untuk menjaga kesehatan. Konsumsi makanan bergizi seimbang. Jangan lupa juga olahraga, agar tubuh makin sehat.

Oh ya, usahakan tidur yang cukup. Kalau memang sukanya belajar tengah malam, kondisikan deh waktu jam tidur.

5. Jangan Panik

shocked icon

Nah, kepanikan mampu membuat pikiran tiba-tiba kosong. Kalau sudah panik, tidak bisa berpikir jernih. Kalau sudah tidak bisa berpikir jernih, maka akan sangat kesulitan saat ujian. Walaupun persiapan sudah maksimal, kalau panik jadinya tidak maksimal.

Jadi usahakan tetap santai. Jangan panik deh.

Takut gagal boleh tapi jangan sampai ketakutan sangat. Jangan sampai ketakutan tersebut menghantui setiap diri. Hal tersebut tidak akan membantu sama sekali.

Santai saja. Kalau memang waktu ujiannya dekat, ya sudah, persiapan dengan maksimal. Kalau waktunya jauh, persiapan juga maksimal. Pada saat ujian tiba-tiba gemetaran, nggak apa-apa, santai saja. Wajar kok. Berusahalah berpikir jernih dan tetap santai.

6. Berdoa

Nah, berdoa itu penting banget loh. Jangan sampai ketinggalan dalam hal berdoa. Ini perlu banget untuk mengisi jiwa spritual. Banyak orang yang awalnya panik tiba-tiba jadi santai berkat doa.

7. Jika Gagal Jangan Menyerah

Strong icon

Nah, walaupun usaha sudah maksimal, berdoa juga sudah, tapi ada kalanya memang gagal juga. Memang, hasil tidak mengkhianati usaha. Namun, kegagalan setelah usaha maksimal itu benar terjadi.

Kalau ini terjadi pada diri, jangan menyerah. Ada pelajaran berharga dibalik kegagalan tersebut. Mungkin, memang untuk saat ini, hasil ujian memuaskan tidak yang terbaik untuk diri. Mungkin ada skenario yang terbaik menanti.

Jadi, jangan pernah menyerah. Bersedih boleh. Siapa sih yang tidak sedih, ketika usaha sudah maksimal ternyata hasil yang didapat sungguh mengecewakan. Tapi jangan larut dalam kesedihan. Bangkit dan jadilah pribadi yang lebih baik lagi.