5 Tipe Teman yang Mestinya Harus Dihindari

Teman memang membuat hidup berwarna. Tidak ada seorang pun yang mampu hidup sendirian tanpa seorang teman. Minimal satu orang teman dia punya. Kadang ada yang menganggap dirinya tidak punya teman, tapi ada saudara kandung yang sekaligus menjadi temannya.

Mendapatkan teman memang bisa dibilang sulit. Karena kadang teman bisa didapat, ternyata teman itu menusuk dari belakang. Kalau tidak, teman tersebut suka mengajak kita ke hal yang nggak benar, sehingga mengubah diri kita.

Jika kita berteman dengan orang baik, maka kita akan kecipratan kebaikannya. Misalnya kalau berteman dengan orang yang suka beribadah. Pasti tuh, dia bakal mengajak kita untuk beribadah. Awalnya sih kita kebal dengan ajakannya, tapi lama kelamaan akan luluh juga. Begitu juga dengan sebaliknya, kalau kita berteman dengan orang yang suka berbohong, kita bakal kecipratan akan sifat bohongnya, atau minimal kita yang dibohongi olehnya.

Jadi, teman seperti apa saja yang harus dihindari? Kalau ketemu tipe teman seperti ini? Sebaiknya pikir lagi deh, kalau sebenarnya teman seperti ini akan berdampak buruk.

1. Sok jadi Bos

Strong icon

Nah, dimana-mana dia harus ngatur segalanya. Kalau untuk main, dia yang ngatur. Untuk bekerja kelompok, dia juga yang ngatur. Bahkan apapun yang akan kita lakukan, harus dia yang ngatur.

Kalau kita tidak menuruti apa yang dia atur, tiba-tiba saja dia ngambek, menganggap kita adalah teman yang buruk. Kalau kita menuruti aturannya, tiba-tiba dia jadi baik, dia anggap kita adalah teman yang paling baik. Aturan yang dia buat kadang bikin nggak masuk akal.

Kita menjadi teman dia. Tiba-tiba kita dan dia berpergian di suatu tempat. Tiba-tiba dia mengatur kalau dia menginap di tempat mewah. Kita ingin ikutan tapi dia tidak membolehkan. Kita harus menginap di tempat yang biasa saja. Parahnya, menggunakan uang bersama lagi untuk penginapan. Waduh, ini teman bikin emosi sih.

Kalau ketemu teman seperti ini, sebaiknya pikir-pikir lagi deh. Oh ya, biasanya teman seperti ini adalah anak manja.

2. Suka Minjam terus Menghilang

Fail Icon

Bisa dibilang datang saat ada maunya saja. Datang saat ada yang ingin dia pinjam. Baik itu uang maupun barang-barang lain. Pokoknya dia ingin pinjam, dia datang. Ketika apa yang dia inginkan sudah didapat, tiba-tiba saja dia menghilang.

Enggak ada kabar, tiba-tiba dia memberi pesan bahwa dia ingin berbincang-bincang. Memang, kata-katanya manis banget, kadang bikin hati luluh. Tapi ingat! Kata-katanya manis karena ada maunya.

Ajak ketemuan lah, katanya kangen. Eh, ketika ketemu, dia mengutarakan maksudnya. Kalau kita meminjamkan apa yang dia inginkan, dia mengucapkan terima kasih, sok bilang kita adalah teman yang terbaik. Tapi kalau kita tidak penuhi keinginannya, tiba-tiba dia marah. Dia menganggap kita bukan teman yang baik.

3. Datang pas Senang

Love Icon

Ketika kita dapat rezeki berlebih, dia datang dengan mengatakan kita adalah temannya. Tapi ketika kita dapat cobaan, dia tiba-tiba menghilang, bahkan mengatakan kalau kita bukan temannya.

Tipe teman seperti ini banyak banget. Coba deh ingat-ingat, ketika kita misalnya mendapatkan kekayaan berlebih, eh banyak banget tuh yang menjadi teman kita. Tiba-tiba ada saja yang tidak kita kenal, datang dan ngaku-ngaku dia adalah teman kita.

Tiba-tiba kita diberi cobaan sedikit saja, jatuh sakit misalnya yang mengharuskan opname beberapa minggu. Teman yang tadinya datang tiba-tiba menghilang. Atau tidak, hanya datang saat menjenguk beberapa jam saja, setelah itu menghilang. Atau hanya sebuah pesan singkat saja yang datang. Ketika kita sehat, datang juga batang hidungnya.

4. Suka Mencuri Barang

sad icon

Enggak tahu kenapa, ada saja orang yang seperti ini. Bisa dikatakan dia memang pencuri. Bedanya kalau pencuri profesional, mereka bergerak di tengah malam, mengambil sejumlah barang curian dengan jumlah banyak, atau dengan harga barang fantastis.

Tapi orang yang suka mencuri barang ini, pelan-pelan banget. Dia memang bukan pencuri profesional, tapi pencuri ulung. Kita merasa bahwa barang kita sering hilang, tapi kita tidak menyadari ternyata teman yang mencurinya.

Sedih memang, dia saat kita menganggap dia teman, eh dia menganggap kita sebagai harta berjalan. Sebaiknya tinggalkan tuh teman seperti ini, jangan sampai barang berharga kita jadi korban. Kalau misalnya uang dengan jumlah sedikit, kadang bukan bikin pusing. Tapi kalau uang dalam jumlah besar yang dicuri, bakal pusing juga tuh.

5. Suka Ajak Nggak Benar

two people icon

Nah teman yang seperti ini banyak banget. Iya sih, kalau sifatnya suka pergi ke club malam, maka dia akan mengajak temannya juga. Kalau kita dapat teman yang suka pergi ke club malam, kita akan menjadi sasaran empuk untuk ajakannya.

Maka dari itu, sebaiknya perhatikan sifat teman. Kalau si teman sifatnya tidak baik, sebaiknya tinggalin saja. Karena memang memberikan dampak yang tidak baik untuk kita. Kita mencari teman untuk menjadi orang lebih baik, bukan untuk menghancurkan diri sendiri.

Misal dapat teman yang suka ke club malam. Eh, kita menjadi sasaran empuk untuk dia ajak. Banyak sekali rayuan yang dia katakan. Sekali kita mengikuti kemauannya, kita akan kesulitan untuk keluar dari lingkaran kebiasaannya.

Awalnya kita bukanlah seorang pemabuk, akibat salah memilih teman, akhirnya menjadi pemabuk berat.

Mencari teman memang susah-susah gampang. Sebaiknya carilah teman yang mampu membawa kita kepada kebaikan. Kalau bisa carilah teman ke tempat-tempat baik. Misalnya dia tempat ibadah, perpustakaan, sekolah, dll.