5 Tanda Umum Masih Trauma Memulai Cinta Baru

Hubungan percintaan memang tidak selamanya mulus. Ini bukan dunia FTV yang percintaan romantis banget, serba mudah, dan indah. Ini dunia nyata, tidak semuanya indah.

Gagal percintaan memang salah satu risiko memulai hubungan. Kita tidak tahu akan risiko ini. Tidak, indahnya dunia percintaan membuat kita lupa akan risikonya.

Jadi, jika memang pernah gagal percintaan masa lalu, jangan putus asa dong. Tapi kadang kita sulit sekali untuk bangkit. Ini ada beberapa tanda kamu masih trauma memulai cinta baru.

1. Sering mengaitkan pahitnya cinta masa lalu

Dikit-dikit mengaitkan pahitnya masa lalu. Mentang-mentang dulu di khianati seseorang, kebetulan si laki-laki memang tukang selingkuh, jadi menganggap semua laki-laki itu sama.

Hey, jangan disamakan. Jangan karena kepahitan masa lalu menganggap masa sekarang sama saja dengan masa lalu. Masa sekarang tentu berhubungan dengan orang berbeda.

Putus cinta memang menyakitkan, namun jangan karena rasa sakit yang teramat sangat itu, lantas menganggap semua cinta akan berakhir tragis.

2. Takut mengambil risiko dan menutup diri

Pastinya ini tidak baik. Karena masa lalu yang suram sehingga takut mengambil risiko. Iya, risiko jatuh cinta adalah patah hati. Bagi yang jatuh cinta harus siap-siap patah hati.

Belum lagi menjadi orang menutup diri. Karena takut memulai cinta baru, akhirnya memilih menutup diri. Tidak membuka hati baru dan menganggap cinta itu membuat patah hati.

3. Menjadi pribadi overprotektif

Ini sering banget kita jumpai di kehidupan sehari-hari. Misalkan nama dia Dea.

Karena Dea telah dikhianati oleh laki-laki masa lalu. Dulu dia memberikan kepercayaan kepada laki-laki itu. Namun memang si laki-laki kurang asam, sehingga mengkhianati kepercayaan Dea.

Dea patah hati dan memulai cinta baru. Tapi ada yang berubah dalam diri Dea. Karena dia telah dikhianati sebelumnya, jadi dia takut dikhianati lagi. Dia pun tidak memberikan kepercayaan sedikitpun kepada laki-laki yang mengisi hatinya.

Alasan dia ditanya kenapa jadi overprotektif. Dia selalu beralasan dia takut dikhianati lagi. Padahal itu adalah pikiran buruknya karena trauma akan cinta masa lalu.

4. Takut memulai cinta yang baru

Banyak cinta baru mendekat tapi takut memulai cinta baru. Ada satu orang yang menarik hati bahkan telah jatuh cinta, namun takut, takut akan kepahitan cinta terulang kembali.

Akhirnya, dia menganggap cinta yang datang hanyalah sekadar lewat. Nanti cinta akan hilang dengan sendirinya. Tapi, dia melakukan kesalahan besar.

Ini sering banget terjadi. Awalnya dia takut memulai cinta walaupun hatinya telah jatuh cinta. Ketika orang yang dia cintai berpaling, dia mengejar dan memperjuangkan cintanya. Alasannya macam-macam. Alasan utama sih “dia cinta”.

Tapi bukan begitu caranya. Seseorang di php-in karena ada trauma masa lalu gitu, ketika dia memilih orang lain baru merasa diri yang paling dicintai oleh dia.

5. Menganggap cinta orang lain akan sama dengan dia

Ini menang level akut banget. Hanya karena cinta yang dia miliki berakhir tragis, dia menganggap orang lain juga berakhir tragis. Ada juga yang berharap berakhir tragis dan tertawa ala mak lampir kalau ada yang berakhir tragis.

Ini memang nggak baik. Bukan lagi takut memulai cinta baru, bahkan sampai marah kalau ada temannya yang berakhir bahagia. Jadi, pinginnya orang macam ini dibuang ke laut tapi kasihan dia teman juga.

Jadi kalau ada teman seperti ini, usahakan dia berubah sebelum hubungan kalian akan dia rusak, wahahaha, bercanda.

Nah itu dia tanda 5 tanda umum masih trauma memulai cinta baru. Tapi sih, daripada merasakan patah hati dan dikhianati, kalau masih remaja sih, nggak usah deh pacaran. Mendingan fokusin diri untuk mengembangkan hobi, hehe. 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here