4 Perbedaan Pokok Otak Sebelah Kiri dan Kanan

Dua belahan otak kita tidaklah bekerja seperti saklar on – off­  satu bergerak turun segera setelah yang lainnya dihidupkan. Kedua belahan tersebut memainkan peran dalam setiap apapun yang kita lakukan. “Kita bisa saja mengatakan bahwa wilayah-wilayah otak tertentu lebih aktif dari yang lainnya ketika ia menjalankan fungsi-fungsi tertentu.” Jelas bukti pengantar kedokteran, “tetapi kita tidak bisa mengatakan bahwa fungsi-fungsi tersebut hanya terbatas pada wilayah-wilayah tertentu saja.”

1. Belahan otak sebelah kiri mengontrol bagian tubuh sebelah kanan; belahan otak sebelah kanan mengontrol bagian tubuh sebelah kiri

Angkat tangan kanan anda, jika bisa, angkatlah secara serius tangan kanan anda tinggi tinggi ke atas. Belahan otak kiri anda (wilayah bagian otak kiri) juga melakukan hal itu.Nah, jika bisa, ketuk kaki kiri anda. Bagian belahan otak kanan anda pun melakukan hal itu. Otak-otak kita “kontralateral” yaitu masing-masing belahan otak mengontrol belahan tubuh lainnya yang bersebelahan. Itulah mengapa stroke  pada bagian kiri otak seseorang akan membuat sulit orang itu untuk menggerakkan bagian kiri tubuhnya dan stroke pada bagian kiri akan merusak fungsi tubuh bagian kanan. Karena sekitar 90 persen penduduk menggunakan tangan kanan, itu berarti bahwa dalam sekitar 90 persen penduduk, belahan otak kiri mengontrol gerakan-gerakan penting seperti tulis tangan, makan, dan menggerakkan mouse kompiuter

2. Belahan otak kiri bersifat berurutan; belahan otak kanan bersifat stimulan

Pikirkanlah dimensi lain tentang pikiran alpabetis : ia memproses suara dan simbol secara berurutan. Ketika anda membaca kalimat ini, anda mulai dengan kata “ketika pindah ke kata”anda”, dan menentukan makna setiap huruf, setiap suku kata, setiap kata yang sedang berlangsung. Ini juga merupakan suatu kemampuan yang mana belahan otak sebelah kiri lebih unggul.

Belahan kiri pada khususnya bagus dalam mengenali peristiwa-peristiwa serial— peristiwa-peristiwa yang unsurnya terjadi secara berurutan —- dan mengontrol urutan-urutan perilaku. Belahan kiri juga dilibatkan dalam mengontrol perilaku-perilaku serial. Fungsi-fungsi serial yang dilakukan oleh belahan kiri mencakup aktivitas-aktivitas verbal, seperti berbicara, memahami perkataan orang lain, membaca dan menulis.

3. Belahan otsak sebelah kiri mengkhususkan pada teks; belahan otak sebelah kanan pada konteks

Pada kebanyakan orang, bahasa bermula dalam belahan otak kiri. (Ini berlaku bagi 95 persen pengguna tangan kanan dan 70 persen pengguna tangan kiri. Sisanya sekitar 8 persen dari penduduk pembagian kerja bahasa ini lebih rumit). Akan tetapi, belahan otak kanan tidak menyerahkan tanggung jawab yang penuh kepada belahan otak kiri.Malah, dua sisi tersebut melakukan fungsi-fungsi yang melengkapi.

Anggaplah bahwa suatu tengah malam anda dan isteri anda sedang menyiapkan suatu jamuan makan malam. Anggap sadar bahwa di tengah persiapan tersebut, isteri anda sadar bahwa anda lupa membeli bahan yang paling penting untuk makan malam tersebut. Anggap juga isteri anda mengambil kunci mobil, memonyonkan bibirnya dan melihat kepada anda, dan berdesis, “Saya akan pergi ke toko”. Hampir semua orang dengan otak yang utuh akan memahami dua hal tentang kata-kata baru saja diucapkan. Pertama, isteri anda sedang menuju safeway. Kedua, isteri anda marah. Belahan otak kiri anda memahami bagian pertamanya yaitu, ia menguraikan suara-suara dan sintaksis dari kata-kata isteri anda dan sampai pada makna harfiahnya. Namun, belahan otak kanan memahami aspek kedua dari pertukaran ini, bahwa kata-kata yang biasanya netral “Saya akan pergi ke toko” tidaklah netral sama sekali. Pandangan mata dan desai suara menandai bahwa isteri anda sdeang marah.

Orang-orang yang memiliki kerusakan pada satu belahan otak tidak dapat mencapai kesimpulan ganda ini. Seorang dengan kerusakan pada belahan otak kanannya, dan hanya belahan otak kiri yang berfungsi, akan mendengar komentar-komentar tersebut dan memahami bahwa isteri tersebut sedang menuju ke suatu toko. Namun, lupa pada kemarahan dan kejengkelan yang menstimulasi perjalanannya. Seorang dengan kerusakan pada belahan otak sebelah kirinya, dan hanya belahan otak kanan yang berfungsi, akan sampai pada pemahaman bahwa isteri tersebut sedang jengkel mungkin tidak tau kemana isteri tersebut baru saja pergi.

4. Belahan otak sebelah kiri menganalisa rincian-rincian; belahan otak sebelah kanan mensistesiskan keseluruhan perspektif tentang suatu

Secara umum, belahan sebelah kiri ikut serta dalam analisa informasi. Sebaliknya, belahan sebelah kanan dikhususkan untuk perpaduan; ia pada khususnya bagus dalam mengumpulkan unsur-unsur yang terpisah untuk memahami sesuatu secara utuh. Analisa dan perpaduan mungkin dua cara menafsirkan informasi yang palong fundamental. Anda dapat memisahkan satu kesatuan yang utuh tersebut ke dalam bagian-bagiannya. Atau anda dapat merangkai bagian-bagian kecil tersebut ke dalam sebuah satuan. Keduanya sangat penting bagi penalaran manusia. Namun, mereka dituntun oleh bagian-bagian otak yang berbeda.

Data mengindikasikan bahwa belahan otak kanan kecil yang tenag dikhususkan untuk Gestalt perception pemahaman atas struktur dan pola dari pelbagai fenomena, terutama yang menjadi sebuah perpaduan dalam menghadapi input informasi. Belahan besar yang ekspresif, sebaliknya, tampak berjalan dalam model seperti komputer yang lebih logis dan analisa. Bahasanuya tidak memadai untuk melakukan suatu sintesa kompleks yang cepat yang dicapai oleh belahan yang kecil itu.